Jakarta – Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) resmi memperpanjang masa bakti Reidel Toiran sebagai pelatih kepala tim nasional voli putra Indonesia hingga akhir tahun 2026. Keputusan ini diambil menyusul keberhasilan pelatih asal Kuba tersebut dalam membawa Farhan Halim dan rekan-rekan mencatatkan sejarah dengan meraih gelar juara pada turnamen AVC Cup 2026.

Kepercayaan PBVSI terhadap Toiran didasarkan pada performa impresifnya dalam kurun waktu satu bulan terakhir, baik di level klub maupun tim nasional. Selain sukses membawa timnas Indonesia menjuarai AVC Cup 2026, ia juga mencatatkan prestasi gemilang di kancah klub dengan mengantarkan Jakarta Bhayangkara Presisi menjuarai AVC Champions League 2026 pada Mei lalu. Gelar tersebut merupakan pencapaian bersejarah karena menjadi kali pertama klub asal Indonesia mampu menjuarai turnamen kasta tertinggi antarklub di Asia.

Keberhasilan di level Asia tersebut memastikan Jakarta Bhayangkara Presisi akan tampil di ajang FIVB World Club Championship atau Kejuaraan Dunia Voli Klub yang dijadwalkan berlangsung pada Desember mendatang. Rekam jejak Toiran di Indonesia memang tergolong mentereng. Sebelum menjadi pelatih, ia merupakan pemain yang sukses meraih empat gelar juara Proliga bersama Surabaya Samator pada tahun 2014, 2016, 2018, dan 2019. Sebagai pelatih, ia juga sukses membawa Bhayangkara menjuarai kompetisi Proliga pada 2024 dan 2025.

Kemampuan Toiran dalam berkomunikasi dengan pemain lokal dinilai sangat baik karena ia telah lama berkecimpung dalam ekosistem bola voli Indonesia. Pengalaman sebagai eks pemain Benfica dan pemahamannya terhadap karakter pemain lokal menjadi nilai tambah yang krusial bagi timnas. Awalnya, Toiran hanya berstatus sebagai pelatih karteker untuk mendampingi Sergio Veloso, namun kini ia dipastikan akan memimpin skuad Garuda dalam agenda padat, yakni SEA V League 2026 dan Asian Games 2026.

Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, menyatakan bahwa agenda terdekat timnas adalah SEA V League yang akan digelar dalam dua seri, yakni di Filipina pada 15-19 Juli 2026, dan di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, pada 22-26 Juli 2026. Turnamen ini dianggap sangat krusial untuk menambah poin peringkat dunia FIVB. Setelah itu, fokus tim akan dialihkan ke ajang Asian Games yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 di Aichi dan Nagoya, Jepang.

Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga telah memastikan keikutsertaan timnas voli putra dan putri Indonesia dalam Asian Games mendatang. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi PBVSI untuk mempertahankan momentum prestasi. Sebagai bentuk apresiasi atas raihan juara di AVC Cup 2026, PBVSI memberikan bonus sebesar Rp50 juta kepada masing-masing atlet dan pelatih. Imam berharap apresiasi ini mampu memotivasi seluruh anggota tim untuk terus meningkatkan performa pada turnamen-turnamen internasional selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *