Mexico City – Tim nasional Meksiko resmi mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Ekuador dengan skor 2-0 di Stadion Azteca, Rabu (1/7). Kemenangan ini sekaligus menjadikan Meksiko sebagai tim ketujuh yang memastikan diri lolos ke fase gugur turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
Dominasi tuan rumah terlihat sejak menit awal pertandingan. Meksiko membuka keran gol pada menit ke-22 melalui aksi Julian Quinones, mantan pencetak gol terbanyak Liga Arab Saudi yang tampil impresif sepanjang laga. Keunggulan tersebut bertambah pada menit ke-31 lewat gol yang dilesakkan oleh striker senior, Raul Jimenez. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Ekuador yang dikenal memiliki pertahanan solid, mengingat mereka hanya kebobolan lima gol dalam 18 pertandingan babak kualifikasi sebelumnya.
Keberhasilan Meksiko melaju ke babak 16 besar mengikuti jejak Kanada, yang lebih dulu memastikan tempat setelah menang tipis 1-0 atas Afrika Selatan. Dengan hasil ini, perhatian publik kini tertuju pada calon lawan Meksiko di babak selanjutnya. Berdasarkan bagan turnamen, El Tri diproyeksikan bertemu dengan pemenang antara Inggris melawan Republik Demokratik Kongo yang akan bertanding di Stadion Mercedes-Benz, Amerika Serikat.
Inggris saat ini dijagokan sebagai lawan kuat bagi Meksiko. Namun, mantan pemain timnas Nigeria, Efan Ekoku, memberikan peringatan keras bagi skuad asuhan Thomas Tuchel. Menurut Ekoku, bermain menghadapi Meksiko di Stadion Azteca merupakan tantangan besar yang membutuhkan mentalitas baja, terutama melihat energi suporter dan performa spartan yang ditunjukkan tim tuan rumah di hadapan publik sendiri.
Pundit sepak bola tersebut menekankan bahwa mengalahkan Meksiko di kandang bukanlah perkara mudah, terlebih jika tim tuan rumah mampu mencetak gol lebih dulu dan mengendalikan jalannya permainan. Ekoku bahkan berseloroh agar pelatih Inggris, Thomas Tuchel, mempersiapkan strategi matang karena Meksiko telah membuktikan kemampuan mereka dengan menyapu bersih fase grup.
Analisis serupa disampaikan oleh pengamat sepak bola, Agung Iqbal Romadhoni, yang menilai faktor non-teknis seperti dukungan suporter tuan rumah menjadi variabel penentu di Piala Dunia 2026. Menurut Agung, Meksiko menunjukkan performa taktikal yang sangat matang sehingga layak berada di fase 16 besar.
Pertandingan babak 16 besar nanti diprediksi akan menjadi duel menarik antara ketajaman Julian Quinones di kubu Meksiko dan efektivitas Harry Kane yang menjadi tumpuan lini depan Inggris. Meski Inggris difavoritkan, sejarah turnamen menunjukkan potensi terjadinya kejutan, seperti tersingkirnya tim-tim besar seperti Belanda dan Jerman di babak 32 besar. Seluruh mata kini tertuju pada laga krusial Inggris kontra RD Kongo yang akan menentukan lawan dari Meksiko dalam perebutan tiket perempat final.










