Dublin – Ian Machado Garry berambisi menjadi wajah baru MMA Irlandia dengan melampaui prestasi Conor McGregor. Menjelang duel perebutan gelar kelas welter melawan Islam Makhachev di UFC 330 pada 15 Agustus, petarung asal Irlandia ini ingin membawa UFC kembali ke negaranya.

Sejak bergabung dengan UFC pada 2021, Garry telah mengumpulkan 10 kemenangan, menyamai rekor McGregor di organisasi tersebut. Namun, gelar juara dunia masih menjadi target yang belum diraihnya. “Dengan pertarungan saya berikutnya, saya akan menjadi petarung Irlandia dengan kemenangan terbanyak dalam sejarah UFC. Saya akan memiliki 11 kemenangan,” ujarnya.

McGregor sendiri dikenal sebagai pelopor MMA di Irlandia dengan dua sabuk juara dunia dan 10 kemenangan di UFC. Meski demikian, ia belum pernah bertarung di Irlandia sejak 2014 karena Presiden UFC Dana White enggan menggelar pertarungan di stadion terbuka Eropa, termasuk Stadion Croke Park di Dublin, yang menjadi impian McGregor sejak awal karier.

Garry berharap kemenangan atas Makhachev dapat membuka jalan bagi UFC untuk kembali menggelar acara di Irlandia. “Saya ingin menjadi orang yang membawa UFC kembali ke Irlandia. Sudah lama sekali. Saya telah mengibarkan bendera ini untuk MMA Irlandia sejak lama,” katanya.

Dijuluki The Future, Garry optimistis bisa memimpin gelombang baru MMA Irlandia dan mewujudkan mimpi yang belum tercapai McGregor. “Saya ingin membawa mereka kembali ke sini. Saya sudah mengatakannya sejak hari pertama. Saya adalah superstar MMA Irlandia berikutnya. Saya akan memimpin gelombang kedua itu, dan saya ingin membawa mereka kembali ke Croke Park,” tuturnya.

Garry menegaskan bahwa penggemar MMA di Irlandia layak menyaksikan pertarungan UFC secara langsung di tanah air mereka. “Saya ingin membawa mereka kembali ke Dublin. Saya ingin membawa mereka kembali ke mana pun mereka merasa bisa pergi karena para penggemar ini pantas mendapatkannya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *