Bandung – Persib Bandung mulai melakukan manuver agresif dalam bursa transfer pemain menjelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027. Juara bertahan Liga Indonesia tersebut dikabarkan tengah membidik dua pemain diaspora Timnas Indonesia, yakni Ragnar Oratmangoen dan Sandy Walsh, untuk memperkuat kedalaman skuad Maung Bandung.

Kabar mengenai ketertarikan Persib terhadap dua pemain berpengalaman ini pertama kali mencuat melalui pengamat sepak bola, Bung Harpa, yang menyebutkan bahwa terdapat lalu lintas perpindahan pemain yang signifikan menuju klub kebanggaan warga Jawa Barat tersebut. Informasi ini disebut bersumber dari pihak yang memiliki kredibilitas tinggi terkait aktivitas transfer internal tim.

Ragnar Oratmangoen menjadi target utama untuk mengisi lini serang. Pemain berusia 28 tahun tersebut saat ini berstatus bebas transfer setelah kontraknya berakhir bersama klub Belgia, FCV Dender, pada 30 Juni 2026. Situasi tersebut membuka peluang lebar bagi manajemen Persib untuk melakukan negosiasi tanpa harus melalui proses transfer yang rumit dengan klub asal.

Secara taktikal, Ragnar dinilai memiliki profil yang sangat sesuai dengan filosofi permainan pelatih Igor Tolic. Sang pelatih membutuhkan penyerang yang tidak sekadar tajam dalam mencetak gol, tetapi juga memiliki kedisiplinan tinggi dalam membantu pertahanan atau melakukan transisi negatif. Karakter pekerja keras dan stamina prima yang dimiliki Ragnar dianggap sebagai aset krusial untuk mendukung skema permainan intensitas tinggi yang diusung Tolic.

Di sisi lain, Persib juga membidik Sandy Walsh untuk menambal lubang di sektor bek kanan. Kebutuhan tim akan pemain berpengalaman di posisi tersebut menjadi prioritas mengingat padatnya jadwal kompetisi yang akan dihadapi Persib di musim 2026/2027. Kendati demikian, proses perekrutan Sandy diprediksi akan jauh lebih menantang dibandingkan Ragnar.

Berdasarkan data Transfermarkt, Sandy Walsh saat ini masih terikat kontrak profesional dengan klub Thailand, Buriram United, hingga 30 Juni 2028. Untuk mewujudkan transfer ini, Persib kemungkinan besar harus menyiapkan dana kompensasi transfer yang cukup besar atau melakukan penjajakan skema peminjaman kepada pihak Buriram United. Selama berkarier di Thailand, Sandy telah membuktikan kualitasnya dengan meraih tiga gelar juara dan berpartisipasi di ajang bergengsi AFC Champions League Elite.

Langkah strategis yang dilakukan Persib ini merupakan respons langsung terhadap ambisi klub untuk bersaing di level internasional. Selain mempertahankan dominasi di kompetisi domestik, Maung Bandung dipastikan akan berlaga di ajang AFC Champions League Two (ACL2) dan ASEAN Club Championship. Kedalaman skuad menjadi kunci utama agar Persib mampu menjaga konsistensi performa di tengah jadwal pertandingan yang sangat padat.

Hingga saat ini, pihak manajemen Persib Bandung belum memberikan pernyataan resmi mengenai kebenaran rumor tersebut. Sejauh ini, klub baru mengonfirmasi perekrutan bek asal Prancis, Gabriel Mutombo Kupa, yang didatangkan untuk menggantikan peran Federico Barba. Mutombo sendiri bukanlah sosok asing bagi Persib, mengingat ia sebelumnya memperkuat Ratchaburi FC dan sempat berhadapan dengan Maung Bandung pada babak 16 besar AFC Champions League Two musim lalu. Publik kini menanti langkah konkret manajemen terkait potensi bergabungnya Ragnar dan Sandy dalam balutan jersey biru khas Persib Bandung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *