Bandung – Gelandang Persib Bandung, Luciano Guaycochea, menerima sanksi tambahan dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI akibat pelanggarannya terhadap pemain Persis Solo, Kodai Tanaka.

Keputusan ini tertuang dalam surat Komdis PSSI bernomor 061/L1/SK/KD-PSSI/X/2025 tertanggal 30 Oktober 2025. Lucho, sapaan akrabnya, dinilai melakukan tindakan berlebihan saat berduel dengan Tanaka.

Pelanggaran tersebut, yang ditinjau melalui Video Assistant Referee (VAR), berujung pada kartu merah langsung dari wasit Rio Mermana Putra.

Sebagai konsekuensinya, Lucho dikenai larangan bermain dalam dua pertandingan Persib berikutnya dan denda sebesar Rp 10 juta.

Dengan demikian, Lucho akan absen saat Persib menghadapi Malut United dan Dewa United.

Pertandingan Super League 2025-2026 kontra Persis Solo yang digelar di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 27 Oktober 2025 lalu, dimenangkan Persib dengan skor 2-0.

Menanggapi sanksi ini, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan menyatakan bahwa pihak klub menghargai keputusan Komdis PSSI.

“Sebagai klub profesional, kami sangat menghargai keputusan Komdis PSSI. Absennya Lucho tentu menjadi tantangan bagi tim pelatih dalam menyusun komposisi terbaik,” ujarnya.

Adhitia menambahkan, pihaknya percaya bahwa setiap pemain siap memberikan kontribusi penting di lapangan.

Sebelumnya, Frans Putros juga mengalami sanksi serupa. Namun, pelatih Persib Bojan Hodak selalu memiliki opsi pengganti agar tim tetap kompetitif.

Kedalaman tim yang mumpuni membuat Hodak tidak khawatir kehilangan salah satu pemainnya. Tanpa Lucho, masih ada Adam Alis, Thom Haye, Wiliam Marcilio, dan Beckham Putra yang dapat diandalkan di lini tengah.

“Setelah menerima keputusan ini, Persib menyatakan siap menghormati dan menjalani seluruh proses sebagai bagian dari tanggung jawab profesional,” tulis pihak klub dalam pernyataan resminya.

Persib meyakini bahwa setiap fase ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan karakter tim. Selama masa absennya Lucho, tim pelatih telah menyiapkan alternatif dan penyesuaian strategi agar performa tetap konsisten dan target tim tetap terjaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *