Los Angeles – Spanyol dan Belgia dijadwalkan saling berhadapan dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Los Angeles Stadium pada Sabtu (11/7/2026) pukul 02.00 WIB. Pertandingan ini diprediksi akan berjalan sengit mengingat kedua tim menunjukkan performa impresif sepanjang turnamen.

Spanyol melaju ke babak delapan besar setelah menyingkirkan Portugal dengan skor tipis 1-0. Di sisi lain, Belgia mencatatkan kemenangan mengejutkan dengan melumat tuan rumah Amerika Serikat 4-1 pada babak 16 besar. Meskipun Spanyol lebih diunggulkan secara statistik, Belgia datang dengan catatan positif yakni tidak terkalahkan dalam 18 pertandingan terakhir di berbagai kompetisi.

Pengamat sepak bola, Gigih, menilai Belgia saat ini sedang berada dalam masa transisi skuad yang krusial. Generasi emas yang mendominasi pada Piala Dunia 2018 kini mulai digantikan oleh talenta muda berbakat. Pemain senior seperti Romelu Lukaku, Axel Witsel, dan Thibaut Courtois tetap menjadi pilar, namun peran pemain muda seperti Charles De Ketelaere, Leandro Trossard, hingga Jeremy Doku menjadi kunci keberhasilan Belgia saat ini.

Kendala besar menghambat persiapan Belgia jelang laga ini. Gelandang andalan Amadou Onana dipastikan absen akibat cedera ligamen anterior cruciate (ACL) yang diderita saat menghadapi Amerika Serikat. Ketidakhadiran Onana membuka peluang bagi Hans Vanaken atau Nicolas Raskin untuk mengisi posisi di lini tengah. Sementara itu, di lini belakang, Zeno Debast masih menepi akibat cedera kaki, sehingga komposisi pertahanan kemungkinan besar tidak akan berubah.

Untuk sektor serangan, Charles De Ketelaere diprediksi akan tetap dipercaya sebagai false nine. Romelu Lukaku, meski baru saja mencetak gol ke-93 bagi tim nasionalnya, kemungkinan besar akan kembali memulai laga dari bangku cadangan. Kevin De Bruyne juga berpeluang kembali ke starting XI setelah sempat diistirahatkan dalam pertandingan sebelumnya.

Di kubu lawan, Spanyol tampil lebih stabil tanpa masalah cedera berarti. Pelatih Luis de la Fuente diperkirakan tidak akan melakukan banyak perombakan pada susunan pemain yang berhasil mengantar La Roja ke perempat final. Persaingan ketat justru terjadi di lini tengah, di mana Marcos Llorente, Fabian Ruiz, dan Mikel Merino bersaing untuk mendapatkan posisi utama. Mikel Merino sendiri menjadi sorotan setelah tampil sebagai penentu kemenangan atas Portugal.

Pada sektor sayap, Lamine Yamal dipastikan kembali menjadi tumpuan utama sejak menit awal. Sebaliknya, Nico Williams diperkirakan akan memulai pertandingan dari bangku cadangan karena masih dalam tahap pemulihan cedera otot adduktor. Mikel Oyarzabal tetap menjadi pilihan utama di lini depan setelah mencatatkan rekor impresif dengan keterlibatan dalam 23 gol dari 17 penampilan terakhirnya sebagai starter.

Berikut adalah prediksi susunan pemain kedua tim:

Spanyol (4-2-3-1): Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Pedri; Lamine Yamal, Dani Olmo, Alejandro Baena; Mikel Oyarzabal.

Belgia (4-2-3-1): Thibaut Courtois; Timothy Castagne, Jorne Spileers Ngoy, Brandon Mechele, Maxim De Cuyper; Hans Vanaken, Youri Tielemans; Dodi Lukebakio, Kevin De Bruyne, Leandro Trossard; Charles De Ketelaere.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *