Washington DC – Ilia Topuria, mantan juara dunia kelas ringan UFC, kembali muncul di hadapan publik setelah mengalami kekalahan mengejutkan dari Justin Gaethje dalam pertarungan yang berlangsung di halaman Gedung Putih, Amerika Serikat. Penampilan Topuria menarik perhatian karena ia masih mengenakan kacamata hitam, yang memicu spekulasi bahwa cedera di wajahnya belum sepenuhnya sembuh.

Topuria harus melepaskan sabuk juara kelas ringan setelah kalah dari Gaethje dalam duel utama di South Lawn White House, yang disaksikan langsung oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Kekalahan ini menjadi salah satu kejutan terbesar di dunia UFC tahun ini, mengingat Topuria sebelumnya tak terkalahkan dan berada di puncak kariernya.

Sebelum kekalahan tersebut, Topuria dikenal sebagai petarung tangguh dengan sejumlah kemenangan knockout atas mantan juara seperti Alexander Volkanovski, Max Holloway, dan Charles Oliveira. Namun, pada malam itu, Gaethje berhasil bertahan dari tekanan dan membalikkan keadaan lewat duel striking yang brutal. Pertarungan dihentikan pada ronde terakhir karena Topuria mengalami cedera serius.

Laporan menyebutkan bahwa Topuria mengalami patah ringan pada kedua tulang orbital di sekitar mata, serta lebam dan luka parah di wajahnya. Sejak kekalahan itu, Topuria jarang muncul di media. Baru-baru ini, sebuah foto yang diunggah oleh temannya di Instagram memperlihatkan kondisi terbaru Topuria yang sedang makan bersama sebelum menonton film di bioskop. Meski wajahnya tampak membaik, kacamata hitam yang dikenakannya menimbulkan dugaan bahwa ia masih menutupi sisa cedera.

Pelatih fisik Topuria, Jesus Gallo, menyatakan bahwa proses pemulihan berjalan lebih cepat dari perkiraan. Gallo mengatakan, “Setiap hari kondisinya semakin membaik. Sekarang dia sudah terlihat seperti orang yang bahkan tidak habis bertarung. Bengkak di wajahnya hampir hilang dan memarnya juga sudah jauh berkurang.” Kondisi positif ini membuka peluang bagi Topuria untuk segera kembali ke arena UFC dalam waktu dekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *