Jakarta – DBL Indonesia resmi mengumumkan 24 pemain terbaik dan dua pelatih yang akan tergabung dalam skuad DBL All-Star 2026. Mereka dipilih melalui seleksi ketat dalam Kopi Good Day DBL Camp 2026 dan akan diberangkatkan ke Amerika Serikat untuk menjalani pelatihan serta bertanding.
Dari lebih 250 peserta yang berasal dari seluruh Indonesia, terpilih 12 pemain putra dan 12 pemain putri. Para student-athlete ini berasal dari jalur First Team, Second Team, serta program Road to DBL Camp dan DBL Play Road to DBL Camp, yang memberikan kesempatan bagi daerah yang belum memiliki kompetisi DBL.
Selama satu minggu, para peserta mengikuti pelatihan intensif yang dipimpin oleh pelatih World Basketball Academy (WBA) Australia, Andrew Vlahov. DBL Camp tahun ini digelar untuk keempat kalinya di Jakarta dengan lokasi baru di DBL Academy East Jakarta yang memiliki fasilitas berstandar internasional.
Persaingan untuk masuk ke posisi Top 24 berlangsung sangat ketat, terutama dengan penambahan kuota wild card dari empat menjadi enam slot. Vlahov menyatakan, “Tahun ini persaingannya sangat ketat, tim pelatih sampai harus menambah jam latihan untuk pemain dan jam meeting, terutama untuk tim putra.”
Salah satu cerita menarik dari daftar pemain terpilih adalah keberadaan kakak-beradik dalam satu skuad, yaitu Praisey Blessed dan adiknya Miracle Christiano. Miracle mengaku senang bisa terpilih bersama kakaknya meskipun hubungan mereka di rumah tidak selalu harmonis. “Seneng banget pastinya bisa terpilih All-Star, apalagi kakak juga masuk. Senang banget bisa berangkat bareng,” ujarnya.
Para pemain dan pelatih yang terpilih akan menjalani program persiapan lanjutan sebelum keberangkatan. Azrul Ananda, Founder dan CEO DBL Indonesia, menegaskan bahwa pengalaman di luar negeri bukan hanya soal latihan, tetapi juga membuka peluang lebih besar. “Kami akan mencari turnamen yang membuat mereka bisa dilihat pelatih di sana. Harapannya, akan ada lagi anak Indonesia yang mendapat beasiswa,” katanya.










