Jakarta – Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih tim nasional Portugal, Roberto Martinez, menyusul kegagalan tim melaju lebih jauh di Piala Dunia 2026. Keputusan ini diambil setelah Portugal tersingkir di babak 16 besar usai kalah 0-1 dari Spanyol.
Martinez, yang mulai menangani Portugal sejak Januari 2023, sebelumnya sudah menyatakan niatnya untuk mundur. Dalam pernyataan resmi FPF pada Rabu (8/7/2026), kontrak Martinez beserta staf kepelatihannya dinyatakan berakhir secara resmi.
Pelatih berusia 52 tahun itu menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah membawa Portugal meraih gelar Piala Dunia. “Saya datang ke Portugal dengan tujuan memenangkan Piala Dunia. Karena saya gagal mewujudkannya, tidak masuk akal bagi saya untuk terus melatih. Kontrak saya berakhir hari ini,” ujarnya setelah pertandingan melawan Spanyol.
Selama masa kepelatihannya, Martinez berhasil mempersembahkan gelar UEFA Nations League 2025 untuk Portugal. Namun, ia juga mengalami kegagalan di Euro 2024 ketika Portugal disingkirkan Prancis melalui adu penalti di babak perempat final.
Kegagalan di Piala Dunia 2026 menjadi titik akhir bagi Martinez dalam membimbing Selecao, menandai babak baru bagi tim nasional Portugal dalam mencari pelatih pengganti. FPF kini fokus mencari figur baru yang mampu membawa Portugal meraih prestasi lebih tinggi di masa depan.










