New Delhi – Tim tenis putri Indonesia mencatatkan sejarah dengan memastikan tiket ke babak playoff qualifier Billie Jean King Cup. Keberhasilan ini diraih setelah skuad Merah Putih tampil impresif pada Grup I Asia/Oceania di New Delhi, India, sekaligus mengakhiri penantian panjang selama lebih dari dua dekade.

Sepanjang turnamen, Indonesia tampil solid dengan mencatatkan empat kemenangan dari lima pertandingan. Tim yang diperkuat Janice Tjen, Aldila Sutjiadi, Priska Nugroho, Anjali Junarto, dan Meydiana Laviola, di bawah komando kapten Christopher Rungkat, sukses menumbangkan Selandia Baru, Mongolia, India, dan Korea Selatan.

Meski sempat menelan kekalahan dari Thailand pada laga terakhir, hasil tersebut tetap mengantarkan Indonesia finis sebagai runner-up grup. Capaian ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan tenis putri Indonesia, mengingat terakhir kali Merah Putih menembus fase serupa terjadi pada 2004 silam.

Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) menyambut antusias keberhasilan tersebut. Sekretaris Jenderal PELTI, Andi Fajar, menegaskan bahwa federasi tidak ingin pencapaian ini berhenti sebagai euforia sesaat.

“Program sudah berjalan. Para pemain akan memilih turnamen yang bisa dimanfaatkan untuk meraih poin,” ujar Andi, Minggu (12/4/2026).

Andi menambahkan, langkah berikutnya adalah meningkatkan kualitas dan pengalaman bertanding para pemain, terutama bagi mereka yang masih minim jam terbang di level internasional. Menurutnya, membangun tim kompetitif untuk ajang sekelas Billie Jean King Cup memerlukan proses pembinaan yang konsisten.

Menghadapi babak playoff pada November 2026 mendatang, tantangan yang menanti Indonesia dipastikan jauh lebih berat. Skuad Merah Putih berpotensi menghadapi negara-negara elite dunia, seperti Jepang, Amerika Serikat, Australia, Kanada, Slovenia, Polandia, hingga Swiss atau Ceko.

Saat ini, PELTI masih menunggu hasil undian resmi untuk mengetahui lawan yang akan dihadapi. Federasi belum dapat menyusun simulasi pertandingan secara spesifik sebelum hasil drawing diumumkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *