Igor Tudor.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pelatih Igor Tudor meminta para pemain Tottenham Hotspur tetap tenang meski ancaman degradasi mulai menghantui timnya. Pesan itu muncul setelah Spurs tumbang 1-3 dari Crystal Palace pada lanjutan Liga Primer Inggris, Jumat (6/3/2026) dini hari WIB.

“Kami harus tetap tenang dan terus bekerja keras. Itu akan mengubah situasi,” ujar Tudor, dikutip dari laman Tottenham Hotspur.

Pelatih asal Kroasia itu masih percaya Spurs bisa bangkit. Ia mengingatkan para pemain bahwa musim belum berakhir dan masih ada sembilan pertandingan tersisa yang bisa dimaksimalkan untuk memperbaiki posisi di klasemen.

“Saya percaya kami mampu mengubah situasi ini,” tutur Tudor.

Saat menghadapi Palace, Tottenham sebenarnya sempat memimpin lebih dulu lewat gol Dominic Solanke pada menit ke-34. Namun, situasi berubah cepat setelah kartu merah yang diterima Micky van de Ven hanya empat menit kemudian.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Palace dengan baik. Tim tamu membalas melalui dua gol Ismaila Sarr pada menit ke-40 dan 45+7, serta satu gol dari Jorgen Strand Larsen pada menit 45+1.

Hasil itu memperpanjang periode sulit Spurs sepanjang tahun 2026. Dari 11 pertandingan liga yang sudah dijalani tahun ini, mereka belum sekali pun meraih kemenangan. Rinciannya, tujuh kekalahan dan empat hasil imbang.

Situasi tersebut membuat Tottenham terpuruk di posisi ke-16 klasemen sementara Liga Inggris dengan 29 poin dari 29 laga. Mereka hanya terpaut satu poin dari West Ham United yang berada di peringkat ke-18 atau zona degradasi.

Tudor sendiri baru mengambil alih kursi pelatih Spurs pada pertengahan Februari 2026. Karena itu, ia mengaku cukup kecewa dengan hasil terbaru timnya.

Meski demikian, ia menilai para pemain sebenarnya sudah berusaha keras sepanjang pertandingan. Menurutnya, Spurs tampil cukup baik di awal laga sebelum situasi berubah akibat kartu merah.

Alih-alih menyalahkan pemain, Tudor justru menekankan pentingnya mengurangi kesalahan di lapangan agar tim bisa kembali meraih hasil positif.

“Pada akhirnya, kunci dalam sepak bola adalah bertahan dengan baik dan jangan membuat kesalahan. Anda bisa mencetak satu atau dua gol, tetapi yang paling penting adalah tidak melakukan kesalahan,” kata dia.

sumber : Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *