Liverpool – Liverpool dikabarkan tengah menyusun rencana strategis untuk memboyong gelandang Crystal Palace, Adam Wharton, ke Anfield pada bursa transfer musim panas mendatang. Upaya tersebut dilakukan The Reds melalui skema pertukaran pemain yang melibatkan gelandang mereka, Harvey Elliott, sebagai bagian dari kesepakatan untuk memuluskan proses transfer.

Langkah ini diambil manajemen Liverpool di bawah arahan Fenway Sports Group (FSG) yang berambisi melakukan peremajaan di lini tengah. Fokus utama klub saat ini memang tertuju pada pembangunan kembali kedalaman skuad, terutama setelah adanya kepastian mengenai hengkangnya Mohamed Salah dari Merseyside. Pihak klub menilai bahwa kehadiran gelandang baru dengan profil seperti Wharton akan memberikan keseimbangan yang diperlukan bagi taktik pelatih Andoni Iraola.

Laporan dari TEAMTalk menyebutkan bahwa Liverpool telah menyiapkan rencana matang untuk mengakuisisi pemain berkebangsaan Inggris tersebut. Skema pertukaran ini dinilai menjadi jalan keluar bagi Harvey Elliott yang posisinya di skuad utama Liverpool semakin terpinggirkan. Pemain berusia 23 tahun tersebut sebelumnya menjalani masa peminjaman di Aston Villa, namun dianggap gagal memenuhi kriteria yang ditetapkan agar klausul pembelian wajib oleh klub tersebut aktif. Akibatnya, Elliott harus kembali ke Anfield menjelang dimulainya musim baru.

Kabar mengenai potensi perpindahan ini juga dikonfirmasi oleh pakar transfer dan jurnalis Danny Gallagher. Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Gallagher mengungkapkan bahwa Liverpool memang tengah mengkaji kemungkinan melepas Elliott ke Selhurst Park demi mendapatkan Wharton. Namun, ia menambahkan bahwa pelatih Andoni Iraola masih akan melakukan penilaian mendalam mengenai urgensi pelepasan pemain tersebut sebelum keputusan final diambil oleh manajemen klub.

Bagi Liverpool, keberhasilan mendatangkan Adam Wharton akan menjadi krusial untuk memperkuat sektor gelandang. Kehadirannya diproyeksikan menjadi rekan duet bagi Ryan Gravenberch di lini tengah. Posisi ini menjadi sorotan karena performa Alexis Mac Allister yang dinilai kurang konsisten dalam menjalankan peran sebagai pendamping Gravenberch sepanjang musim lalu.

Kendati demikian, tantangan besar bagi Liverpool adalah valuasi harga yang dipatok oleh Crystal Palace. Pakar transfer Graeme Bailey telah melaporkan sejak pertengahan April lalu bahwa pihak The Eagles bersikeras tidak akan melepas gelandang bernomor punggung 20 tersebut dengan harga di bawah 70 juta Poundsterling. Angka tersebut menjadi parameter utama yang harus dipenuhi atau dinegosiasikan oleh Liverpool jika mereka benar-benar ingin mengamankan jasa Wharton.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari kedua belah pihak terkait perkembangan negosiasi tersebut. Liverpool masih terus memantau situasi pasar sembari menimbang opsi terbaik untuk memperkuat komposisi pemain mereka guna menghadapi tantangan kompetisi domestik maupun Eropa di musim depan. Kebutuhan akan gelandang kreatif yang mampu beradaptasi dengan sistem permainan Iraola menjadi alasan utama mengapa nama Adam Wharton terus dikaitkan dengan kepindahan ke Merseyside.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *