Bandung – Persib Bandung tergeser ke peringkat keempat klasemen sementara Super League 2025-2026. Perubahan posisi ini terjadi jelang laga pekan ke-16 melawan Persik Kediri, Senin (5/1/2026).

Tim-tim pesaing di papan atas, seperti Borneo FC, Persija Jakarta, dan Malut United, telah menuntaskan pertandingan pekan ke-16 dengan hasil memuaskan. Mereka sukses meraih poin penuh dan menggeser posisi Persib.

Sebelumnya, Maung Bandung berada di puncak klasemen dengan poin yang sama dengan Borneo FC, namun unggul selisih gol.

Untuk kembali ke puncak, Persib wajib meraih kemenangan saat bertandang ke markas Persik Kediri. Kemenangan akan membuat mereka kembali berbagi poin dengan Borneo FC.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengaku tak mempermasalahkan penurunan peringkat tersebut. “Soal peringkat yang sekarang turun, saya rasa itu bukan tekanan bagi kami,” ujarnya, dikutip dari laman resmi klub.

Hodak menambahkan, timnya hanya ingin memberikan yang terbaik dalam setiap pertandingan. Ia juga tak meremehkan Persik Kediri yang dinilainya berbahaya jika bermain di kandang.

“Laga melawan Persik Kediri saya kira akan menjadi pertandingan yang sulit bagi kami,” kata pelatih berusia 54 tahun itu. “Persik Kediri, jika mereka bermain di kandangnya merupakan tim yang benar-benar berbahaya,” tegasnya.

Meski demikian, Hodak tetap optimistis timnya bisa meraih hasil positif. “Saya harap besok pertandingan akan berjalan baik dan hasilnya pun positif untuk kami,” ucapnya.

Tambahan tiga poin akan mengantarkan Persib kembali ke puncak klasemen dan menjaga asa untuk meraih gelar juara musim ini.

Pertandingan Persik Kediri vs Persib Bandung akan digelar di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (5/1/2026) pukul 19.00 WIB. Laga ini akan menjadi ujian penting bagi Persib untuk membuktikan konsistensinya sebagai salah satu kandidat juara Super League musim 2025-2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *