Turin – Kondisi keuangan Juventus yang sedang mengalami tekanan berat memaksa manajemen klub untuk bersikap realistis dalam bursa transfer musim panas ini. Rencana ambisius untuk mendatangkan tiga mantan pemain AC Milan, yakni Franck Kessie, Brahim Diaz, dan Theo Hernandez, kini dipastikan hanya menjadi angan-angan bagi publik Allianz Stadium.
CEO Juventus, Giovanni Carnevali, secara terbuka membantah rumor yang mengaitkan klubnya dengan ketiga nama besar tersebut. Menurutnya, spekulasi mengenai transfer pemain bintang tidak berdasar pada realitas ekonomi klub saat ini. Juventus sedang berada dalam fase restrukturisasi skuad yang cukup ketat setelah mencatatkan performa kurang memuaskan pada musim 2025-2026.
Kegagalan Si Nyonya Tua menembus posisi empat besar dan hanya finis di peringkat keenam klasemen akhir Serie A membuat mereka harus puas berkompetisi di Liga Europa musim depan. Absennya pemasukan signifikan dari Liga Champions berdampak langsung pada stabilitas finansial klub, yang kemudian membatasi pergerakan mereka dalam memperkuat lini depan, tengah, bek kiri, hingga posisi penjaga gawang.
Ketiga mantan pemain AC Milan yang sempat dikaitkan dengan Juventus, yakni Franck Kessie, Brahim Diaz, dan Theo Hernandez, dinilai memiliki beban gaji yang melampaui struktur keuangan klub saat ini. Sebagai gambaran, Kessie dilaporkan memiliki gaji mencapai 17 juta euro per tahun saat membela Al Ahli, sementara Theo Hernandez menerima bayaran sekitar 20 juta euro di Al Hilal. Adapun Brahim Diaz saat ini masih terikat kontrak di Real Madrid dengan gaji 7 juta euro per tahun.
Tingginya angka tersebut menjadi tembok penghalang, mengingat plafon gaji tertinggi di Juventus saat ini tidak melebihi 8 juta euro per pemain. Carnevali menegaskan bahwa meskipun para pemain tersebut memiliki kualitas tinggi, analisis biaya dan nilai mereka membuat mereka tidak masuk dalam rencana pembangunan skuad Juventus untuk musim mendatang. Klub memilih untuk tidak terburu-buru dalam melakukan negosiasi dan terus memantau perkembangan pasar transfer yang dinamis.
Di sisi lain, perburuan pemain untuk posisi penjaga gawang utama masih menyisakan satu nama, yakni Emiliano Martinez. Kiper andalan Timnas Argentina tersebut santer dikabarkan menjadi target prioritas Juventus untuk mengisi pos di bawah mistar gawang. Meski laporan menyebutkan bahwa telah terjadi kesepakatan personal antara pihak pemain dan klub, negosiasi dengan Aston Villa selaku pemilik sah masih menemui jalan buntu.
Kendala utama dalam transfer Emiliano Martinez terletak pada perbedaan pandangan mengenai nilai transfer. Juventus dikabarkan berupaya mendatangkan kiper tersebut dengan skema bebas transfer, sementara Aston Villa tetap menuntut mahar sebesar 7 juta euro. Carnevali menyatakan bahwa klub masih harus menunggu perkembangan situasi, terutama mengingat kesibukan sang pemain di turnamen internasional. Juventus kini dituntut untuk tetap terbuka pada berbagai kemungkinan sambil menjaga keseimbangan neraca keuangan agar tidak semakin terpuruk.











