Barcelona – Barcelona dipastikan tidak akan mengaktifkan klausul pembelian permanen terhadap penyerang asal Inggris, Marcus Rashford, yang saat ini berstatus sebagai pemain pinjaman dari Manchester United. Keputusan ini membuat masa depan pemain berusia 28 tahun tersebut kembali menjadi tanda tanya besar di bursa transfer Eropa.
Klausul pembelian permanen senilai 30 juta euro atau setara dengan Rp621 miliar tersebut akan resmi berakhir dalam lima hari ke depan. Berdasarkan konfirmasi dari pakar transfer Fabrizio Romano, kegagalan mengaktifkan opsi tersebut akan mengembalikan status Rashford sebagai pemain milik Manchester United secara penuh.
Meskipun tidak ditebus secara permanen, manajemen Barcelona dikabarkan masih menaruh minat untuk mempertahankan sang pemain di Camp Nou. Opsi yang kini tengah dipertimbangkan adalah memperpanjang masa peminjaman untuk musim berikutnya. Langkah ini diambil karena Barcelona masih harus berhati-hati dalam mengalokasikan anggaran transfer musim panas, mengingat mereka memiliki target prioritas lain yang membutuhkan biaya besar.
Keputusan untuk menahan diri dari pembelian permanen murni didasarkan pada pertimbangan finansial dan strategi manajemen, bukan karena performa sang pemain. Sepanjang masa peminjamannya, Rashford dinilai memberikan kontribusi yang positif bagi tim. Ia dianggap mampu beradaptasi dengan baik dan tidak menimbulkan masalah di ruang ganti, sehingga tetap mendapat penilaian profesional dari jajaran pelatih dan manajemen klub.
Namun, persaingan di lini depan Barcelona saat ini semakin ketat. Kedatangan Anthony Gordon, ditambah dengan masih dominannya peran Raphinha dan Lamine Yamal dalam skema permainan pelatih Hansi Flick, membuat posisi Rashford dalam tim utama menjadi tidak menentu. Selain itu, Barcelona saat ini tengah memprioritaskan upaya mendatangkan penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez, yang membutuhkan dana transfer signifikan. Hasil dari negosiasi untuk Alvarez inilah yang nantinya akan menjadi penentu apakah Barcelona masih memiliki ruang anggaran untuk mempertahankan Rashford melalui skema pinjaman baru.
Di sisi lain, Marcus Rashford sendiri dikabarkan tidak ingin terburu-buru dalam menentukan langkah kariernya. Saat ini, sang penyerang lebih memilih untuk mencurahkan fokus penuhnya bersama Timnas Inggris dalam perhelatan Piala Dunia 2026. Keputusan mengenai klub yang akan dibelanya kemungkinan baru akan diambil setelah turnamen internasional tersebut rampung.
Situasi yang menggantung ini membuka peluang bagi klub-klub besar Eropa lainnya untuk melakukan perburuan. Sejumlah tim elit seperti Bayern Munchen, Arsenal, Aston Villa, dan Chelsea dilaporkan terus memantau perkembangan status Rashford. Data dari Transfermarkt menunjukkan bahwa minat dari Bayern Munchen untuk mendatangkan sang pemain terus meningkat, dengan probabilitas mencapai 25 persen. Dengan berakhirnya masa berlaku klausul di Barcelona, maka setiap klub peminat, termasuk Barcelona sendiri, harus memulai negosiasi baru dengan Manchester United dari titik nol jika ingin mendapatkan tanda tangan Rashford.











