Kuala Lumpur – Pelatih asal Australia, Peter Cklamovski, resmi menempati posisi manajer baru di klub Liga Dua Inggris, Salford City, tak lama setelah mengakhiri kerja samanya dengan Timnas Malaysia. Keputusan ini diambil hanya berselang beberapa jam setelah Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengumumkan kepergiannya dari jajaran staf kepelatihan tim nasional negeri jiran tersebut.

Salford City, klub yang berkompetisi di kasta keempat sistem liga sepak bola Inggris, merupakan entitas yang dimiliki oleh sejumlah legenda Manchester United, termasuk David Beckham dan Gary Neville. Penunjukan Cklamovski disambut positif oleh manajemen klub yang memiliki ambisi besar untuk meningkatkan performa tim di kompetisi domestik Inggris.

Dalam pernyataan resminya, Cklamovski mengaku antusias dengan tantangan baru yang ia hadapi. Ia menyebut bahwa visi dan ambisi yang dimiliki oleh para pemilik klub sejalan dengan filosofi kepelatihannya. Menurutnya, kesempatan ini merupakan peluang untuk membangun sesuatu yang istimewa di Salford City.

Paul Scholes, yang menjabat sebagai penasihat utama klub, menegaskan bahwa pemilihan Cklamovski didasarkan pada gaya permainan yang ingin diterapkan klub. Scholes menilai bahwa pelatih asal Australia tersebut mampu mengombinasikan sepak bola menyerang yang atraktif dengan kedisiplinan pertahanan yang solid. Ia meyakini bahwa Cklamovski akan membawa identitas permainan yang jelas dan ketegasan dalam setiap pertandingan yang dilakoni Salford City.

Kepergian Cklamovski dari Timnas Malaysia terjadi di tengah situasi internal yang cukup dinamis. Sebelumnya, FAM mengonfirmasi bahwa Cklamovski dan Nafuzi Zain tidak lagi menjadi bagian dari sistem kepelatihan tim nasional. Perubahan komposisi staf ini disebut-sebut sebagai bagian dari langkah restrukturisasi federasi menyusul polemik terkait program naturalisasi pemain yang sempat mencuat ke publik.

Selain Cklamovski dan Nafuzi Zain, FAM juga memastikan bahwa kerja sama dengan CEO Timnas Malaysia, Rob Friend, telah berakhir seiring dengan selesainya masa kontrak pada 1 Juni lalu. Perubahan besar-besaran di jajaran staf teknis ini menandai babak baru bagi manajemen Timnas Malaysia dalam upaya melakukan pembenahan internal.

Dalam pesan perpisahannya, Cklamovski menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak di Malaysia yang telah mendukungnya selama masa jabatan. Ia mengakui bahwa keputusannya untuk hengkang didasari oleh keinginan untuk mencari tantangan baru dalam karier kepelatihannya. Meski situasi sepak bola Malaysia sedang dalam sorotan, Cklamovski tetap memberikan pandangan positif terhadap potensi besar yang dimiliki oleh negara tersebut.

Ia secara khusus menyoroti militansi suporter Malaysia, bakat para pemain, serta kecintaan masyarakat terhadap sepak bola yang dinilainya harus terus dijaga dan dilindungi. Bagi Cklamovski, pengalaman melatih di Malaysia memberikan perspektif berharga sebelum ia akhirnya memutuskan untuk melanjutkan karier di ekosistem sepak bola Inggris bersama Salford City.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *