Sydney – Kejutan terjadi di babak pertama Australian Open 2025. Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, secara tak terduga tersingkir dari turnamen.
Jojo, sapaan akrab Jonatan, yang berstatus unggulan pertama, gagal menampilkan performa terbaiknya di State Sports Centre, Sydney, Australia, Rabu (19/11/2025).
Peraih emas Asian Games 2018 itu menyerah dua gim langsung dengan skor 17-21 dan 7-21 dari lawannya. Kekalahan ini cukup mengejutkan mengingat peringkat Tanaka masih di bawah Jonatan.
Seusai pertandingan, Jonatan Christie tak dapat menyembunyikan kekecewaannya. Ia mengakui bahwa permainannya jauh dari standar yang diharapkan dan banyak melakukan kesalahan sendiri.
“Permainan saya benar-benar jauh dari apa yang sudah dipersiapkan. Jelek mainnya dan tidak bisa berkembang,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Di gim pertama sempat bisa mengejar poin, tetapi mati sendiri di momen-momen penting. Beberapa kali bola Tanaka juga bergulir di net, jadi momentum saya terhenti.”
Pebulu tangkis berusia 28 tahun itu mengaku perlu “me-refresh” pikiran setelah kekalahan ini. Ia memilih untuk melupakan hasil buruk ini dan fokus pada turnamen besar berikutnya.
“Belajar dari sini, pikirannya harus benar-benar di-refresh dahulu. Buang yang sudah berlalu dan fokus ke depan karena masih ada BWF World Tour Finals yang menanti,” tegas suami dari Shania eks JKT48 tersebut.
Dengan hasil ini, Jonatan Christie harus mengakhiri perjalanannya di Australian Open 2025 lebih cepat dari perkiraan.











