Jakarta Utara – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, menutup secara resmi Silataruna U-19 seri pertama putaran pertama pada 31 Juli 2025.

Penutupan kompetisi tenis meja U-19 itu berlangsung di Baywalk Pluit, Jakarta Utara.

Marciano Norman menekankan pentingnya pembinaan olahraga prestasi, khususnya bagi atlet tenis meja usia muda.

“Tenis meja ini salah satu olahraga yang populer di Indonesia untuk tingkat apa saja,” kata Marciano.

Ia menambahkan, potensi besar masyarakat olahraga harus dimanfaatkan untuk menjaring, menyaring, dan membina atlet.

Selain Silataruna, ada juga rangkaian Silatama yang masih berlangsung sejak bulan lalu. Silatama merupakan divisi utama tenis meja yang dapat diikuti pemain dari berbagai usia.

Ketum KONI Pusat mengapresiasi upaya penyelenggara dan peserta atas terselenggaranya kompetisi yang berkesinambungan.

“Hanya dengan kompetisi yang teratur semakin banyak dan dukungan sponsor, saya yakin atlet-atlet akan semakin baik ketika mewakili Indonesia,” tegasnya.

Marciano Norman juga berpesan kepada Pengurus Provinsi (Pengprov) untuk melakukan evaluasi kepada para atlet.

Ketum Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB.PTMSI), Peter Layardi Lay, memotivasi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan.

“4 bulan lagi seri kedua, kalian harus mengukur kemampuan kalian,” kata Peter.

Vina, salah satu atlet dari Jasa Raharja Putra, menyampaikan kepuasannya mengikuti kompetisi ini.

“Saya menilai acara ini sangat positif bagi para atlet, karena mengusung format pertandingan liga yang kompetitif dan terstruktur,” jelas Vina. Ia berharap kompetisi seperti ini dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *