Madrid – Pembalap MotoGP, Marc Marquez, akhirnya memastikan kelanjutan kariernya dengan menandatangani kontrak baru bersama Ducati untuk musim 2027. Di balik pengumuman tersebut, terungkap fakta bahwa sang juara dunia sempat menjalin komunikasi informal dengan mantan timnya, Honda, terkait potensi reuni pada era regulasi baru MotoGP tahun 2027.
Meskipun pembicaraan tersebut terjadi, Marquez menegaskan bahwa Ducati tetap menjadi prioritas utama dalam menentukan masa depannya. Keputusan ini diambil setelah Marquez merasa adanya kecocokan visi yang kuat dengan pabrikan asal Italia tersebut sejak awal negosiasi. Menurut Marquez, ia tidak ingin terjebak dalam dinamika tarik-ulur yang rumit jika ia sudah merasa nyaman dengan posisi dan performanya saat ini.
Proses perpanjangan kontrak ini sempat mengalami penundaan karena menunggu kepastian regulasi teknis MotoGP 2027 antara pihak pabrikan dan penyelenggara kejuaraan. Meski demikian, laporan menyebutkan bahwa kesepakatan prinsip antara Marquez dan Ducati sebenarnya telah tercapai jauh sebelum tes pramusim dimulai.
Terkait peluang kembali ke Honda, Marquez mengakui bahwa ide tersebut memiliki daya tarik emosional yang kuat. Ia menyebut gagasan reuni dengan pabrikan Jepang yang telah membesarkan namanya itu sebagai sesuatu yang sangat romantis. Marquez menghabiskan sebagian besar karier emasnya bersama Honda dengan meraih enam gelar juara dunia, serta mendapatkan dukungan penuh selama masa pemulihan cedera panjangnya sejak 2020.
Namun, Marquez menekankan bahwa dalam pengambilan keputusan karier di level profesional, ia harus mengedepankan logika daripada sekadar perasaan. Ia menilai bahwa kembali ke Honda untuk saat ini bukanlah langkah yang realistis, mengingat ia telah mengambil risiko besar saat memutuskan hengkang pada akhir musim 2023 demi mencari kompetitifitas yang lebih baik.
Keputusan meninggalkan Honda dan bergabung dengan Gresini Racing, yang kemudian berlanjut ke tim pabrikan Ducati, terbukti menjadi langkah krusial bagi kebangkitan performa Marquez. Setelah sempat mengalami kesulitan teknis bersama motor Honda, Marquez kini kembali mampu bersaing di papan atas klasemen. Ia menyatakan bahwa keputusannya untuk beralih ke Ducati telah memberikan hasil yang memuaskan dan sesuai dengan target prestasinya.
Perubahan regulasi besar pada tahun 2027 memang diprediksi akan mengubah peta kekuatan di kelas utama, yang sempat membuat Honda mempertimbangkan untuk menarik kembali pembalap yang pernah menjadi simbol kejayaan mereka tersebut. Meski demikian, komitmen Marquez kepada Ducati kini telah terkunci, menutup pintu bagi kemungkinan reuni dalam waktu dekat. Fokus utama sang pembalap saat ini adalah memaksimalkan potensi motor Ducati untuk terus mempertahankan posisi kompetitifnya di lintasan balap dalam dua musim ke depan.











