Madrid – Real Madrid resmi mengumumkan perpisahan dengan bek veteran sekaligus kapten tim, Dani Carvajal, yang akan meninggalkan Santiago Bernabeu pada akhir musim 2025-2026. Keputusan ini menandai berakhirnya masa bakti pemain berusia 34 tahun tersebut setelah 13 musim mengabdi bagi klub ibu kota Spanyol tersebut.
Pengumuman tersebut disampaikan pihak manajemen melalui laman resmi klub pada Senin (18/5/2026). Dalam pernyataan resminya, Los Blancos menyatakan bahwa klub dan sang pemain telah mencapai kesepakatan bersama untuk tidak melanjutkan kerja sama setelah kontraknya berakhir. Pihak klub juga menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi serta kontribusi besar yang telah diberikan Carvajal selama lebih dari satu dekade berseragam putih-putih.
Real Madrid dan kapten kami, Dani Carvajal, telah sepakat untuk mengakhiri babak indah kariernya sebagai pemain klub kami pada akhir musim ini, tulis pernyataan resmi klub. Pihak manajemen menegaskan bahwa Carvajal merupakan salah satu legenda terbesar dalam sejarah Real Madrid dan sepak bola dunia.
Kepergian Carvajal sekaligus menandai berakhirnya era emas Real Madrid yang mendominasi Eropa dengan menjuarai Liga Champions tiga musim beruntun pada periode 2015 hingga 2018. Ia menjadi nama terakhir dari generasi tersebut yang meninggalkan klub, menyusul jejak rekan-rekan setimnya terdahulu seperti Cristiano Ronaldo, Sergio Ramos, Casemiro, dan Gareth Bale.
Sejak dipromosikan ke tim senior pada tahun 2013, Carvajal telah mencatatkan diri sebagai salah satu bek kanan tersukses dalam sejarah klub. Selama 13 tahun kariernya di Madrid, ia telah mengoleksi total 27 trofi bergengsi di berbagai kompetisi. Salah satu pencapaian paling fenomenal sang pemain adalah keberhasilannya memenangkan enam gelar Liga Champions, sebuah rekor yang hanya mampu disamai oleh segelintir pemain dalam sejarah sepak bola dunia.
Sepanjang kariernya bersama Los Blancos, Carvajal telah tampil dalam 450 pertandingan di semua kompetisi. Statistik tersebut menegaskan peran vitalnya di sektor pertahanan Madrid selama bertahun-tahun. Ketangguhannya dalam mengawal sisi kanan lapangan menjadikannya sosok yang tak tergantikan, baik di era kepelatihan Zinedine Zidane maupun pelatih lainnya.
Kepergian Carvajal menjadi babak baru bagi Real Madrid dalam melakukan peremajaan skuad. Meski belum mengumumkan rencana masa depannya, keputusan untuk berpisah ini diambil atas kesadaran penuh dari pihak pemain untuk memberikan ruang bagi regenerasi di dalam tim. Para pendukung klub di seluruh dunia pun mulai memberikan penghormatan terakhir bagi sang kapten yang telah memberikan segalanya bagi kejayaan Real Madrid di kancah domestik maupun internasional.











