London – Mantan manajer Chelsea, Roberto Di Matteo, secara terbuka menyarankan klub untuk mendatangkan gelandang Newcastle United, Sandro Tonali, guna memperkuat komposisi tim menjelang musim kompetisi mendatang. Saran ini muncul di tengah persiapan Xabi Alonso yang dikabarkan akan segera mengambil alih kendali kepelatihan di Stamford Bridge pada bulan Juli mendatang.

Alonso, yang sebelumnya mengunjungi kompleks latihan Chelsea di Cobham, diproyeksikan untuk melakukan perombakan skuad. Upaya ini menjadi krusial setelah Chelsea hanya mampu finis di posisi ke-10 pada musim lalu. Nama Tonali muncul sebagai kandidat utama yang dipandang mampu memberikan stabilitas di lini tengah, meskipun terdapat tantangan besar terkait nilai transfer sang pemain yang mencapai angka 100 juta pound.

Di Matteo, sosok yang pernah membawa Chelsea menjuarai Liga Champions, menilai Tonali sebagai pemain kelas atas dengan usia yang masih sangat muda. Namun, ia juga memberikan catatan bahwa pergerakan transfer Chelsea akan sangat bergantung pada masa depan Enzo Fernandez. Jika Fernandez memutuskan untuk hengkang di tengah minat dari klub besar seperti Real Madrid dan Manchester City, maka Tonali dianggap sebagai pengganti yang paling ideal untuk mengisi kekosongan tersebut.

Saat ini, Chelsea telah memiliki barisan gelandang muda seperti Moises Caicedo, Romeo Lavia, dan Andrey Santos. Di Matteo menekankan bahwa kedatangan pemain baru di sektor gelandang hanya akan masuk akal jika terdapat pemain kunci yang meninggalkan Stamford Bridge. Selain itu, pakar transfer Fabrizio Romano mencatat bahwa minat klub-klub besar terhadap Tonali sempat meredup akibat tingginya harga yang dipatok oleh Newcastle United.

Di sisi lain, Di Matteo menyoroti perlunya keseimbangan dalam skuad Chelsea. Ia berpendapat bahwa tim yang kini diisi oleh banyak pemain muda berbakat membutuhkan kehadiran tiga hingga empat pemain berpengalaman untuk membantu stabilitas mental dan teknis di lapangan. Menurutnya, inkonsistensi yang dialami Chelsea musim lalu tidak lepas dari faktor pergantian manajer serta badai cedera yang menimpa pemain kunci seperti Cole Palmer dan Levi Colwill.

Pria asal Italia tersebut menilai bahwa manajemen Chelsea tidak perlu melakukan revolusi total terhadap skuad yang ada. Ia menyarankan klub untuk lebih fokus pada penambahan pemain internasional yang memiliki jam terbang tinggi, guna membimbing para pemain muda dalam menghadapi situasi sulit sepanjang musim. Strategi penambahan pengalaman ini dipandang sebagai langkah tepat bagi Chelsea untuk memperbaiki posisi mereka di Liga Inggris.

Sejauh ini, selain Chelsea, beberapa klub besar seperti Arsenal dan Manchester United juga sempat dikaitkan dengan Tonali. Manchester United, yang baru saja menyepakati transfer Ederson dari Atalanta senilai 35 juta pound, dilaporkan masih mencari tambahan gelandang lain. Namun, dinamika pasar transfer yang kompetitif membuat posisi Tonali tetap menjadi perhatian utama bagi klub-klub elite Inggris yang ingin memperkuat kedalaman skuad mereka musim depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *