Barcelona – Robert Lewandowski resmi melakoni laga kandang terakhirnya berseragam Barcelona di Stadion Camp Nou pada Minggu (17/5) malam waktu setempat. Penyerang asal Polandia tersebut menutup penampilan pamungkasnya di hadapan publik sendiri dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Real Betis dalam laga yang berlangsung emosional.
Kemenangan tersebut tidak hanya menjadi perpisahan manis bagi sang pemain, tetapi juga menorehkan sejarah bagi Barcelona. Klub berjuluk Blaugrana ini resmi mencatatkan diri sebagai tim pertama di La Liga yang mampu menyapu bersih seluruh laga kandang mereka dengan kemenangan sepanjang musim kompetisi 38 pertandingan. Meski pencapaian tim menjadi sorotan, perhatian utama para pendukung tetap tertuju pada sosok Lewandowski yang telah memutuskan untuk mengakhiri masa baktinya.
Begitu peluit akhir dibunyikan, suasana di stadion berubah menjadi haru. Lewandowski berdiri di tengah lapangan untuk menyampaikan pesan perpisahan kepada puluhan ribu suporter yang memadati Camp Nou. Dalam pidatonya, ia mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan tanpa henti yang ia terima sejak hari pertama tiba di Catalonia.
“Bagi saya, ini adalah hari yang sangat emosional dan sulit. Ketika saya tiba di Barcelona, saya tahu klub ini hebat, tetapi karena kasih sayang Anda, pengalaman ini menjadi luar biasa. Sejak hari pertama, saya merasa seperti di rumah sendiri. Saya tidak akan pernah lupa saat kalian meneriakkan nama saya,” ujar Lewandowski di hadapan para pendukung.
Selama empat tahun membela panji Blaugrana, Lewandowski mengaku telah melalui berbagai momen krusial yang membentuk kariernya. Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan setim, staf pelatih, serta seluruh elemen klub yang telah mendukung perjalanannya. Baginya, bermain untuk Barcelona merupakan sebuah kehormatan besar yang akan terus ia kenang meski nantinya telah menempuh jalan yang berbeda.
“Terima kasih kepada rekan-rekan setim saya, para pelatih, dan semua orang yang bekerja di klub ini. Kami telah mengalami beberapa momen hebat dalam empat tahun ini. Saya sangat bangga dengan semua yang telah kita lakukan bersama. Hari ini saya mengucapkan selamat tinggal kepada stadion, tetapi saya akan selalu membawa Barcelona di hati saya,” tambahnya.
Momen puncak perpisahan terjadi ketika sang striker memberikan penghormatan terakhir kepada para penggemar yang memberikan standing ovation. Lewandowski menegaskan kembali ikatan batinnya dengan komunitas pendukung Barcelona dengan menyatakan bahwa statusnya sebagai seorang Culer akan tetap melekat selamanya.
Ia menutup pidatonya dengan kalimat yang membakar semangat para suporter di stadion, yakni “Terima kasih banyak, jayalah Barca dan jayalah Catalonia.”
Meskipun laga melawan Real Betis menjadi penampilan terakhirnya di Camp Nou, karier Lewandowski bersama Barcelona belum berakhir secara administratif. Blaugrana masih menyisakan satu pertandingan tandang terakhir musim ini melawan Valencia. Pertandingan tersebut dipastikan akan menjadi laga penutup bagi pemain veteran itu sebelum ia resmi meninggalkan klub dan mencari tantangan baru di musim depan. Kepergian Lewandowski menandai akhir dari sebuah era penting bagi Barcelona, mengingat kontribusi besarnya dalam mengembalikan daya saing tim di kancah domestik selama empat tahun terakhir.











