Houston – Tim nasional Portugal harus puas berbagi angka 1-1 saat menghadapi tim debutan Republik Demokratik Kongo pada laga perdana Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Amerika Serikat, Kamis (18/9/2026). Hasil imbang ini menyisakan sorotan tajam terhadap performa megabintang Cristiano Ronaldo, yang tampak terisolasi di lapangan hingga menunjukkan gestur kesedihan mendalam setelah pertandingan berakhir.
Portugal sejatinya memulai laga dengan impresif melalui gol cepat Joao Neves pada menit ke-6. Namun, keunggulan tersebut gagal dipertahankan hingga babak pertama usai. Republik Demokratik Kongo berhasil menyamakan kedudukan melalui aksi Yoane Wissa pada menit ke-45+5. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tidak berubah, menempatkan Portugal dalam posisi sulit di fase grup.
Pasca laga, momen emosional tertangkap kamera ketika Cristiano Ronaldo terlihat terduduk sendirian di atas rumput lapangan. Sang kapten tampak terpukul dengan hasil imbang tersebut. Situasi tersebut diperburuk dengan minimnya dukungan dari rekan setimnya yang berada di dekatnya. Sejumlah pemain muda Portugal terlihat tidak menghampiri atau memberikan penghiburan kepada peraih lima gelar Ballon d’Or tersebut.
Ketegangan di atas lapangan juga terlihat dari minimnya aliran bola menuju Ronaldo. Sepanjang pertandingan, beberapa kali terlihat Bruno Fernandes enggan melepaskan umpan kunci kepada mantan pemain Real Madrid tersebut. Begitu pula dengan Bernardo Silva dan Nuno Mendes yang lebih memilih untuk menahan bola atau melakukan aksi individu dibandingkan melepaskan umpan silang yang dapat dimanfaatkan oleh Ronaldo di kotak penalti.
Kondisi ini menambah catatan minor bagi karier internasional Cristiano Ronaldo. Dalam pertandingan melawan RD Kongo, pemain yang kini merumput di Al Nassr tersebut tercatat tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran (shots on target). Penampilan tanpa gol ini memperpanjang puasa gol Ronaldo dalam turnamen besar internasional, baik di Piala Dunia maupun EURO.
Statistik menunjukkan bahwa Ronaldo telah absen mencetak gol dalam 10 pertandingan terakhirnya di ajang besar. Tren negatif ini dimulai sejak Piala Dunia 2022, di mana ia gagal mencetak gol saat melawan Uruguay, Korea Selatan, Swiss, hingga Maroko. Puasa gol tersebut berlanjut ke ajang EURO 2024, di mana ia gagal menyumbangkan gol dalam lima pertandingan melawan Republik Ceko, Turki, Georgia, Slovenia, dan Prancis.
Kegagalan mencetak gol ke gawang RD Kongo di Piala Dunia 2026 menjadi pertandingan ke-10 secara beruntun bagi Ronaldo tanpa kontribusi gol di turnamen mayor. Kondisi ini memicu spekulasi luas mengenai penurunan performa sang pemain di level kompetisi tertinggi. Publik kini menantikan apakah Ronaldo mampu memutus tren negatif ini pada pertandingan berikutnya, mengingat ajang ini digadang-gadang sebagai pertunjukan terakhir atau the last dance bagi sang pemain di panggung Piala Dunia.











