Villarreal – Kompetisi sepak bola kasta tertinggi Liga Spanyol resmi berakhir setelah Villarreal menuntaskan laga pamungkas musim ini dengan kemenangan telak 5-1 atas Atletico Madrid di Estadio de la Ceramica, Senin (25/5/2026). Kemenangan impresif ini sekaligus memastikan posisi Villarreal di peringkat ketiga klasemen akhir musim 2025/2026.
Penyerang Villarreal, Ayoze Perez, menjadi bintang lapangan melalui torehan dua gol yang dicetaknya pada menit ke-34 dan menit ke-54. Dominasi tuan rumah semakin tak terbendung dengan tambahan gol dari Dani Parejo, Georges Mikautadze, dan Pape Gueye. Sementara itu, Atletico Madrid hanya mampu mencetak satu gol hiburan melalui kontribusi Marc Pubill.
Hasil pertandingan ini membawa dampak signifikan bagi peta klasemen akhir. Villarreal sukses mengamankan posisi ketiga dengan koleksi 72 poin dari 38 pertandingan. Sebaliknya, kekalahan telak tersebut memaksa Atletico Madrid turun ke peringkat keempat dengan perolehan 69 poin dari jumlah laga yang sama.
Keberhasilan Villarreal menempati peringkat ketiga merupakan pencapaian penting di tengah dominasi Barcelona dan Real Madrid yang telah lebih dahulu mengunci posisi pertama dan kedua. Dengan berakhirnya kompetisi, Liga Spanyol telah menetapkan daftar klub yang akan mewakili negara di kompetisi antarklub Eropa musim mendatang.
Sebanyak lima tim asal Spanyol dipastikan akan berlaga di Liga Champions musim depan. Selain Barcelona, Real Madrid, Villarreal, dan Atletico Madrid, tiket terakhir menuju kompetisi elit Eropa tersebut jatuh ke tangan Real Betis yang tampil konsisten sepanjang musim.
Sementara itu, untuk kompetisi Liga Eropa, Spanyol akan diwakili oleh Celta Vigo dan Real Sociedad. Khusus bagi Real Sociedad, meskipun hanya mampu finis di posisi ke-10, mereka berhak mengamankan satu tiket ke Liga Eropa berkat gelar juara Copa Del Rey yang diraih sebelumnya. Adapun untuk kompetisi Liga Konferensi Eropa, Getafe dipastikan menjadi wakil Spanyol setelah menempati posisi klasemen yang memenuhi syarat.
Secara teknis, Villarreal menunjukkan kesiapan taktis yang jauh lebih matang dibandingkan Atletico Madrid dalam laga penentuan tersebut. Meskipun posisi di klasemen papan atas masih sangat kompetitif hingga pekan terakhir, skuad Kapal Selam Kuning mampu memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri dengan efektivitas serangan yang tinggi.
Secara keseluruhan, musim ini menyajikan persaingan ketat bagi tim-tim papan tengah hingga papan bawah. Tercatat klub seperti Real Oviedo harus berada di posisi juru kunci dengan 29 poin, sementara persaingan di papan tengah seperti Espanyol, Athletic Club, dan Sevilla menunjukkan distribusi kekuatan yang cukup merata di sepanjang 38 pekan pertandingan yang telah dilalui. Kompetisi ini pun resmi ditutup dengan perayaan bagi tim-tim yang berhasil mencapai target zona Eropa.










