Jerez – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menyiapkan diri untuk tampil maksimal pada seri Eropa Moto3 musim 2026 yang akan berlangsung di Sirkuit Jerez pada 24-26 April. Setelah gagal finis akibat kecelakaan di seri Amerika Serikat, Veda bertekad bangkit dan menunjukkan performa terbaiknya.

Veda, yang membela Honda Team Asia, sebelumnya sempat mencuri perhatian dengan meraih podium di Brasil. Namun, insiden di Austin membuatnya gagal menyelesaikan balapan. Meski demikian, pembalap asal Gunung Kidul ini tetap optimistis dan memanfaatkan jeda tiga pekan akibat penundaan seri Qatar untuk memulihkan kondisi fisik serta meningkatkan latihan.

Dalam pernyataan resmi tim, Veda mengungkapkan, “Saya sangat senang bisa kembali balapan setelah jeda tiga pekan ini. Ini waktu yang tepat untuk reset, berlatih, dan mempersiapkan diri menghadapi sisa musim.”

Veda menegaskan ingin melupakan insiden di Austin dan fokus meraih hasil positif di Jerez. Ia yakin kecepatan yang dimilikinya sebelumnya bisa menjadi modal untuk tampil konsisten dan menyelesaikan balapan dengan baik.

Pengalaman Veda di Sirkuit Jerez, yang pernah ia jajal dalam ajang JuniorGP dan Red Bull Rookies Cup, menjadi nilai tambah. Pemahaman terhadap karakter lintasan ini membuatnya optimistis bisa bersaing di barisan depan.

“Tujuan kami adalah tetap fokus, bekerja sama dengan tim, dan mencoba kembali bersaing di depan. Saya merasa termotivasi dan siap memberikan yang terbaik akhir pekan ini,” kata Veda.

Sementara itu, Honda Team Asia juga menyiapkan strategi kebangkitan untuk pembalap Moto2 mereka, Mario Aji, yang gagal finis di Austin. Evaluasi tim dan pengakuan jujur dari Mario menjadi modal penting untuk bangkit di GP Spanyol yang juga berlangsung di Jerez.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *