Padang – Timnas Irak terancam kehilangan momentum penting dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kekurangan persiapan menjadi sorotan menjelang putaran keempat.

Kritik terhadap persiapan timnas Irak datang dari pelatih lokal, Saad Hafez. Ia menilai Irak kehilangan dua poin krusial dalam persiapan menghadapi Indonesia dan Arab Saudi.

Menurut Hafez, dua kekurangan utama adalah minimnya uji coba melawan tim kuat dan durasi pemusatan latihan yang terlalu singkat.

“Ada dua poin penting yang hilang dari persiapan Singa Mesopotamia,” tulis Winwin.com, mengutip pernyataan Saad Hafez.

Hafez menekankan pentingnya pemusatan latihan minimal 10 hari sebelum laga *play-off*. Waktu tersebut dinilai krusial untuk mempersiapkan pemain secara fisik dan mental.

Ia berharap Irak menyadari betapa pentingnya meraih kemenangan dalam dua laga melawan Timnas Indonesia dan Arab Saudi. Hafez tidak ingin Irak menyia-nyiakan peluang lolos ke Piala Dunia akibat persiapan yang kurang matang.

“Persiapan untuk babak *play-off* membutuhkan pemusatan latihan yang berlangsung setidaknya 10 hari sebelum pertandingan dimulai,” tegasnya.

Meski demikian, Hafez berharap susunan pemain yang dipilih pelatih Graham Arnold masuk akal dan tidak mengecewakan seperti saat masih dilatih Jesus Casas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *