Kuala Lumpur – Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) resmi menunjuk kembali Tan Cheng Hoe sebagai pelatih kepala sementara Timnas Malaysia. Keputusan strategis ini diumumkan secara resmi melalui laman daring federasi pada Kamis (25/6/2026) siang WIB, menandai kembalinya sosok yang sangat familiar dengan dinamika sepak bola Negeri Jiran tersebut.
Penunjukan pria berusia 58 tahun ini didasarkan pada pertimbangan matang mengenai rekam jejak serta pemahaman mendalamnya terhadap lanskap sepak bola lokal. FAM menyatakan keyakinan penuh bahwa pengalaman, keahlian, dan pengetahuan luas yang dimiliki Tan Cheng Hoe akan menjadi aset krusial dalam upaya federasi untuk segera meningkatkan performa skuad Harimau Malaya yang tengah mengalami stagnasi.
Bagi publik sepak bola Malaysia, Tan Cheng Hoe bukanlah sosok asing. Karier kepelatihannya di level tim nasional telah terentang panjang, mulai dari menangani tim kelompok umur U-20 pada periode 2005 hingga 2009, hingga puncak kariernya saat menukangi tim senior pada rentang waktu 2017 hingga 2021. Pengalaman panjang ini membuatnya sangat memahami peta persaingan di kawasan Asia Tenggara, termasuk rivalitas sengit dengan Timnas Indonesia.
Rekam jejak Tan Cheng Hoe di kancah internasional tergolong cukup mentereng. Ia pernah menjadi bagian integral dari staf kepelatihan saat Malaysia meraih medali emas SEA Games 2009 dan menjuarai Piala AFF 2010. Kala itu, ia menjabat sebagai asisten pelatih di bawah arahan Datuk K. Rajagobal. Salah satu momen bersejarah yang melibatkan dirinya adalah keberhasilan Malaysia menundukkan Timnas Indonesia di partai final Piala AFF 2010.
Sebagai pelatih kepala, Tan juga pernah mengantarkan Malaysia menembus partai puncak Piala AFF 2018. Selain itu, ia memiliki catatan taktis yang solid saat menghadapi Timnas Indonesia, termasuk kemenangan pada babak kualifikasi Piala Dunia 2018. Namun, ia juga pernah merasakan pahitnya kekalahan dari Skuad Garuda, yakni saat Malaysia takluk 1-4 pada fase grup Piala AFF 2020 yang berujung pada eliminasi dini timnya dari turnamen tersebut.
Tantangan besar kini menanti Tan Cheng Hoe. Ia hanya memiliki waktu persiapan singkat, yakni sekitar satu bulan, sebelum dimulainya perhelatan Piala AFF 2026. Malaysia tergabung dalam Grup B bersama tim-tim kuat seperti Thailand, Filipina, Myanmar, dan Laos. Mengingat pada edisi sebelumnya Malaysia gagal menembus babak semifinal setelah kalah bersaing dari Thailand dan Singapura, beban yang dipikul Tan untuk mengembalikan kejayaan Harimau Malaya tergolong cukup berat. Federasi berharap penunjukan ini mampu memberikan dampak instan bagi kestabilan taktik dan mentalitas para pemain sebelum turun di turnamen tingkat regional tersebut.











