Jakarta – Menteri Olahraga Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa bin Ahmed Al Thani bersama gelandang timnas Qatar Asim Madibo mengunjungi Ismael Kone, pemain Kanada yang tengah menjalani pemulihan akibat cedera serius di Piala Dunia 2026. Kunjungan ini dilakukan beberapa hari setelah Kone mengalami patah tulang kaki saat pertandingan Grup B antara Kanada dan Qatar.

Cedera yang dialami Kone memaksa gelandang berusia 24 tahun tersebut menjalani operasi dan mengakhiri kiprahnya lebih awal di turnamen. Federasi Sepak Bola Qatar (QFA) menyatakan kunjungan tersebut sebagai bentuk solidaritas dan penghormatan antar atlet, yang juga mendapat apresiasi dari Presiden Asosiasi Sepak Bola Kanada.

QFA menegaskan bahwa kunjungan ini mencerminkan nilai sportivitas yang menjadi bagian penting dalam olahraga, sekaligus menjaga hubungan baik antar pemain dan negara meski terjadi persaingan sengit di lapangan. Dalam pernyataannya, QFA menyebut, “Kunjungan ini mencerminkan semangat sportivitas dan hubungan yang kuat di dalam maupun di luar lapangan. Kami mendoakan sang pemain agar segera pulih dan cepat kembali bermain.”

Dalam foto yang diunggah QFA, terlihat Madibo dan Kone saling berpelukan. Kone tampak duduk di kursi roda saat menerima kunjungan dari Menteri Olahraga Qatar dan gelandang timnas Qatar tersebut.

Cedera Kone terjadi saat Kanada mengalahkan Qatar 6-0 pada laga Grup B pekan lalu. Pemain Sassuolo itu mengalami patah tulang tibia dan fibula pada kaki kirinya setelah menerima tekel dari Madibo di babak kedua. FIFA kemudian menjatuhkan sanksi larangan bermain selama lima pertandingan kepada Madibo karena menilai tekel tersebut sebagai pelanggaran serius.

Setelah operasi, Kone mengabarkan kondisinya melalui media sosial, “Operasi berjalan dengan baik. Terima kasih atas semua pesan dan doa yang saya terima. Saya akan kembali lebih kuat,” tulisnya.

Sementara itu, Madibo telah menyampaikan permintaan maaf kepada Kone dan menegaskan tidak berniat mencederainya. “Saya sangat menyesal atas apa yang terjadi. Saya tidak pernah berniat mencederainya dan saya mendoakan yang terbaik untuk pemulihannya,” ujarnya.

Kehilangan Kone menjadi pukulan besar bagi Kanada yang sudah memastikan lolos ke fase gugur, sementara Qatar menutup fase grup tanpa kemenangan dalam tiga pertandingan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *