Madrid – Penyerang Atletico Madrid, Antoine Griezmann, secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung klub menjelang kepergiannya pada akhir musim 2025/2026. Pemain asal Prancis tersebut mengakui bahwa keputusannya untuk hengkang ke FC Barcelona pada tahun 2019 merupakan sebuah kekeliruan besar dalam perjalanan karier profesionalnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Griezmann usai melakoni laga kandang terakhirnya di Stadion Riyadh Air Metropolitano, Ahad (17/5/2026). Dalam pertandingan tersebut, Atletico Madrid sukses meraih kemenangan tipis 1-0 atas Girona FC. Griezmann berkontribusi aktif dengan memberikan assist untuk gol kemenangan yang dicetak oleh Ademola Lookman.
Setelah peluit panjang dibunyikan, pemain berusia 35 tahun itu memberikan pidato perpisahan yang emosional di tengah lapangan. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada para suporter yang tetap setia memenuhi stadion dan kembali menegaskan penyesalannya atas transfer kontroversial enam tahun silam. Griezmann mengakui bahwa saat itu ia belum sepenuhnya memahami besarnya loyalitas dan kasih sayang yang diberikan publik Wanda Metropolitano terhadap dirinya.
Menurut Griezmann, kedewasaan dan pengalaman yang ia peroleh selama bertahun-tahun membantunya menyadari bahwa keputusannya meninggalkan klub di masa lalu adalah langkah yang salah. Ia pun menempuh jalan panjang untuk kembali ke Atletico Madrid demi memperbaiki hubungan dengan para penggemar dan menikmati sepak bola di klub yang telah membesarkan namanya tersebut. Ia memastikan bahwa kenangan atas dukungan suporter akan selalu ia bawa sepanjang hidupnya.
Dalam momen perpisahan tersebut, Griezmann juga memberikan tribut khusus kepada pelatih Diego Simeone. Ia menyebut sosok Simeone sebagai faktor kunci yang mengubah arah hidup dan kariernya. Berkat arahan taktis dan kepercayaan dari pelatih asal Argentina tersebut, Griezmann merasa mampu mencapai puncak performa hingga akhirnya berhasil menjuarai Piala Dunia bersama tim nasional Prancis.
Selain sang pelatih, Griezmann memberikan penghormatan kepada kapten tim, Koke, yang ia sebut sebagai legenda sejati di Atletico Madrid. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada keluarganya, terutama sang istri dan orang tua, yang telah memberikan dukungan tanpa henti sejak ia memulai karier sepak bola di usia muda.
Meskipun selama masa baktinya Griezmann belum berhasil mempersembahkan trofi Liga Spanyol maupun Liga Champions, ia menegaskan bahwa cinta dan penerimaan dari para penggemar memiliki nilai yang jauh lebih tinggi daripada sekadar gelar juara. Setelah meninggalkan Atletico Madrid, penyerang veteran tersebut dikabarkan akan melanjutkan petualangan kariernya di Amerika Serikat dengan bergabung bersama klub Major League Soccer, Orlando City SC, pada musim mendatang. Kepindahan ini sekaligus menandai akhir dari pengabdian panjang Griezmann di kompetisi papan atas Eropa.











