Jakarta – Kejurnas Akuatik 2026 yang berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK) pada 5-7 Mei 2026 menampilkan kisah unik dari atlet renang artistik, khususnya pasangan kakak-adik Sheva Steffani Kwan dan Altien Gerrard Kwan. Mereka mewakili klub Bekasi Olympic Aquatic di nomor mix duet teknik rutin dan mix duet free rutin.
Meski tampil kompak di kolam, hubungan saudara mereka tidak selalu mulus. Sheva mengakui sering terjadi ketegangan akibat ego yang muncul, sampai-sampai mereka sempat tidak saling berbicara dan pelatih harus turun tangan. “Kita enggak maaf-maafan, tiba-tiba aja ngobrol karena kebutuhan latihan,” ujar Sheva menjelaskan cara mereka berdamai.
Altien, yang baru satu tahun berlatih, mengaku senang bisa tampil bersama kakaknya. Mereka saling mengoreksi kesalahan secara vokal demi hasil latihan yang maksimal.
Setelah melewati berbagai tantangan, Sheva dan Altien kini membidik prestasi lebih tinggi. Target mereka adalah tampil maksimal di SEA Age Group dan berambisi menembus level Olimpiade di masa depan. Dukungan dari masyarakat pun mengalir, berharap keduanya mampu mengharumkan nama daerah dan nasional di kancah internasional.
Selain renang artistik, cabang loncat indah juga menunjukkan perkembangan positif dengan munculnya atlet muda yang mulai mengancam dominasi senior di Kejurnas Akuatik 2026. Kondisi ini menjadi sinyal baik bagi regenerasi dan masa depan olahraga akuatik Indonesia.










