Makassar – Serikat Pekerja Pegadaian Kantor Wilayah SulselBarRa Maluku sukses menggelar Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) pada 1-2 Mei 2026. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional dan bertujuan mempererat solidaritas serta sportivitas di kalangan pegawai Pegadaian wilayah tersebut.
Porseni diikuti oleh perwakilan dari berbagai unit kerja di bawah Kanwil SulselBarRa Maluku. Beragam cabang lomba dipertandingkan, mulai dari olahraga fisik seperti mini soccer, bulutangkis, dan padel, hingga e-sport Mobile Legends serta lomba karaoke yang berlangsung meriah. Suasana kompetisi yang sehat menjadi ciri khas acara ini.
Ketua Serikat Pekerja Pegadaian Kanwil SulselBarRa Maluku, Yasir Wahab, menegaskan bahwa Porseni bukan sekadar ajang olahraga. Ia menyatakan, “Melalui momentum Hari Buruh, kami ingin menciptakan ruang inklusif bagi seluruh keluarga besar Pegadaian, baik karyawan tetap maupun tenaga outsourcing, untuk memperkuat tali persaudaraan dan semangat kolaborasi demi kemajuan perusahaan.” Yasir menekankan peran serikat dalam membangun hubungan industrial yang harmonis dan inklusif.
Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil SulselBarRa Maluku, Pratikno, memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menilai kegiatan ini strategis untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan bahagia. Pratikno menyampaikan, “Kami sangat mendukung langkah Serikat Pekerja yang merayakan Hari Buruh dengan kegiatan positif. Ini membuktikan hubungan industrial yang baik terjalin melalui komunikasi yang cair dan kebersamaan antara manajemen, karyawan, serta tenaga kerja pendukung.”
Pratikno juga berharap semangat kekompakan dan pantang menyerah yang terlihat di lapangan dapat diterapkan dalam etos kerja sehari-hari. Ia menambahkan, “Nilai sportivitas dalam pertandingan sangat relevan dengan dunia kerja. Semangat saling mendukung ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh Insan Pegadaian untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat pelayanan.”
Selain sebagai wadah penyaluran bakat, Porseni diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) karyawan terhadap perusahaan. Dampak positifnya diharapkan meningkatkan kualitas layanan Pegadaian kepada masyarakat secara keseluruhan.










