Jakarta – Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memastikan kondisi penyerang Ole Romeny terus dipantau ketat menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pemain yang diharapkan menjadi kunci lini depan Timnas Indonesia itu masih dalam tahap pemulihan cedera.

Kondisi Romeny yang belum fit menimbulkan kekhawatiran Timnas Garuda akan kehilangan sosok striker andalan seperti yang terjadi pada FIFA Matchday sebelumnya. Sejauh ini, Romeny telah mencetak tiga gol dari empat penampilannya bersama timnas.

Cedera yang dialami Romeny didapatkan saat Oxford United melakoni laga pramusim Piala Presiden 2025 melawan Arema FC.

Sumardji menjelaskan, segala upaya dilakukan untuk mempercepat pemulihan Romeny. BTN bahkan mengirim pelatih fisik timnas, Quentin Jakoba, untuk membantu proses pemulihan sang pemain. Selain itu, seorang dokter juga ditugaskan khusus untuk memantau kondisi striker tersebut.

“Secara khusus Ole dipantau oleh tim kita. Kebetulan ada pelatih fisik Quentin yang selalu komunikasi. Ada tim medis kita, dokter yang selalu komunikasi dengan Ole,” kata Sumardji seperti dilansir dari kanal YouTube Kompas TV.

Romeny diharapkan menjadi pemain krusial di lini depan timnas. Tim pelatih akan terus memantau kondisinya, termasuk peluang untuk dapat bermain pada laga melawan Arab Saudi dan Irak nanti.

“Memang ini kebutuhan tim karena kita membutuhkan sosok Ole. Tapi kemudian keberadaan Ole akan kita lihat betul apakah performanya bisa memenuhi syarat dimainkan,” terangnya.

Sumardji juga bersikap realistis dengan kondisi Romeny yang baru pulih dari cedera. Keputusan akhir mengenai penampilannya akan diberikan oleh pelatih Patrick Kluivert setelah berdiskusi dengan tim pelatih. Ia berharap Romeny dapat segera pulih dan memberikan kontribusi maksimal bagi timnas.

“Saya belum banyak bercerita tentang Ole. Semua tergantung saat semua berada di Jeddah,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *