Valencia – Pembalap tim Pramac Yamaha, Toprak Razgatlioglu, digadang-gadang sebagai reinkarnasi Casey Stoner jelang debutnya di MotoGP 2026. Pujian ini datang dari manajer pembalap, Alberto Vergani.
Vergani, yang pernah menangani Stoner, menyandingkan kecerdasan Toprak dengan kehebatan Stoner saat menjadi rival berat Valentino Rossi. Ia bahkan menyebut Toprak sebagai “Stoner 2.0: Balas Dendam”.
Toprak Razgatlioglu akan memulai debutnya di MotoGP setelah dua musim berturut-turut menjuarai Superbike. Pembalap asal Turki ini menerima pinangan tim Pramac Yamaha untuk menggantikan Miguel Oliveira.
Menurut Vergani, Toprak adalah seorang juara dengan talenta luar biasa. “Dia telah memenangkan tiga Kejuaraan Dunia Superbike dengan dua pabrikan berbeda (Yamaha dan BMW),” jelasnya.
Vergani juga mengulas penampilan Toprak pada tes pascamusim MotoGP di Valencia, November 2025. Ia menyebut Toprak menyadari tantangan transisi dari Superbike ke MotoGP dan tahu cara mengatasinya.
“Seperti yang juga dikatakan Marco Melandri, Toprak memiliki bakat luar biasa, anugerah dari alam,” paparnya.
Vergani meyakini Toprak bisa menjadi ancaman bagi rekan setimnya sendiri di Yamaha. “Bagi yang lain, Toprak Razgatlioglu bisa menjadi masalah di Yamaha,” kata Vergani.
Meski begitu, Vergani mengakui Toprak perlu beradaptasi di MotoGP 2026. Namun, ia tetap yakin Toprak akan menunjukkan kemampuannya meski motor Yamaha yang dikendarainya belum setara dengan para pesaing.
“Tahun 2026 akan menjadi musim penemuan baginya, karena motor, ban, dan sirkuit semuanya akan baru,” ujar Vergani.
Toprak akan berpartner dengan pembalap senior, Jack Miller, di tim Pramac Yamaha pada MotoGP 2026.











