Atlanta – Mantan petarung UFC, Dustin Poirier, ditangkap polisi di Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta pada Minggu, 21 Juni 2026, setelah diduga membuat keributan karena ditolak naik pesawat Delta Air Lines.
Kepolisian Atlanta menerima laporan sekitar pukul 16.50 waktu setempat mengenai seorang penumpang yang diduga mabuk dan terlibat perselisihan di Gate D36 sebelum penerbangan Delta Flight 1295. Saat petugas tiba di lokasi, Poirier ditemukan dalam kondisi emosional, berteriak kepada staf maskapai dan melontarkan kata-kata kasar.
Ketegangan meningkat ketika Poirier diduga bersikap agresif terhadap petugas keamanan yang berusaha menenangkannya. Salah satu polisi mengenali Poirier sebagai mantan petarung UFC ternama dan meminta bantuan tambahan karena khawatir situasi memburuk.
Dalam laporan polisi, Poirier terus melontarkan umpatan dan menantang petugas dengan mengatakan, “Kalau kalian ingin menangkap saya, silakan saja.” Tak lama kemudian, polisi memborgol dan membawa Poirier ke tahanan tanpa perlawanan.
Poirier kemudian dibawa ke Penjara Clayton County dan dikenakan tuduhan mabuk di tempat umum. Petarung asal Louisiana ini dikenal sebagai salah satu ikon UFC di divisi featherweight dan lightweight, dengan rekam jejak melawan nama-nama besar seperti Conor McGregor, Justin Gaethje, Max Holloway, dan Khabib Nurmagomedov.
Insiden ini mengalihkan perhatian publik dari prestasi Poirier di oktagon ke masalah hukum yang kini tengah dihadapinya.










