Nottingham – Nottingham Forest mulai menyusun rencana strategis untuk mengantisipasi potensi kepergian gelandang andalan mereka, Elliot Anderson, pada bursa transfer musim panas ini. Klub berjuluk The Tricky Trees tersebut dilaporkan telah menempatkan gelandang Tottenham Hotspur, Lucas Bergvall, sebagai kandidat utama untuk mengisi lubang yang akan ditinggalkan Anderson di lini tengah.

Langkah ini diambil menyusul meningkatnya spekulasi mengenai masa depan Anderson di City Ground. Manchester City dikabarkan telah mengajukan penawaran resmi untuk memboyong pemain tersebut, sementara Manchester United juga menunjukkan ketertarikan serupa untuk membawanya ke Old Trafford. Kepergian Anderson akan memaksa Forest mencari pengganti dengan profil kemampuan yang setara.

Berdasarkan laporan, Lucas Bergvall kini menjadi target prioritas. Pemain berusia 20 tahun tersebut disebut-sebut terbuka untuk meninggalkan Tottenham Hotspur demi mengejar tantangan baru. Situasi ini memicu perhatian dari berbagai klub besar, baik yang berkompetisi di Liga Inggris maupun liga top Eropa lainnya.

Minat terhadap Bergvall sebenarnya bukan hal baru. Aston Villa sempat dikaitkan dengan pemain tersebut, namun klub asal Birmingham itu saat ini belum mengambil langkah konkret. Villa masih memprioritaskan stabilitas skuad yang ada, dengan keberadaan pemain seperti Amadou Onana, Boubacar Kamara, John McGinn, Ross Barkley, dan Youri Tielemans di sektor tengah.

Secara kontrak, Bergvall masih terikat jangka panjang dengan Tottenham hingga 2031. Saat ini, ia tengah disibukkan dengan agenda internasional bersama tim nasional Swedia di ajang Piala Dunia 2026. Sejauh ini, ia telah tampil dalam dua pertandingan sebagai pemain pengganti dan menyumbang satu asis dalam kemenangan 5-1 Swedia atas Tunisia.

Meski memiliki potensi besar, menit bermain Bergvall di Tottenham mengalami penurunan signifikan sejak kedatangan pelatih kepala Roberto De Zerbi pada Maret 2026. Ia tercatat hanya sekali diturunkan sebagai starter saat menghadapi Sunderland, sementara sisanya lebih banyak menghabiskan waktu di bangku cadangan.

Tottenham Hotspur sebelumnya bersikap tegas terkait masa depan pemain mudanya. Pada bursa transfer musim dingin lalu, manajemen klub menolak pendekatan formal dari Aston Villa dan Chelsea. Pihak Tottenham saat itu menegaskan bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk melepas aset berharganya tersebut.

Bergvall sendiri didatangkan Tottenham dari klub Swedia, Djurgarden, pada 2024 lalu. Sejak bergabung, ia telah mencatatkan 78 penampilan di berbagai kompetisi. Pada musim debutnya, ia berhasil mencuri perhatian dengan dinobatkan sebagai pemain terbaik klub. Ia juga menjadi bagian penting saat Tottenham merengkuh gelar juara Liga Europa 2025, yang sekaligus mengakhiri puasa gelar klub tersebut selama 17 tahun. Dinamika bursa transfer musim panas ini akan menjadi ujian bagi konsistensi Tottenham dalam mempertahankan pemain berbakatnya di tengah gempuran minat dari klub-klub rival.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *