Jakarta – Persija Jakarta resmi mengakhiri kerja sama dengan gelandang asal Jepang, Ryo Matsumura, menjelang bergulirnya kompetisi Super League musim 2026-2027. Keputusan ini diambil setelah masa kontrak pemain berusia 32 tahun tersebut berakhir dan tidak diperpanjang oleh manajemen tim berjuluk Macan Kemayoran itu.
Kepergian Ryo menandai babak baru dalam karier sepak bolanya di Indonesia setelah sebelumnya sempat menjalani masa peminjaman di Bhayangkara Presisi Indonesia FC pada paruh kedua musim lalu. Selama dua musim memperkuat Persija, Ryo tercatat sebagai salah satu pilar utama di lini tengah dengan performa yang cukup konsisten.
Statistik menunjukkan kontribusi signifikan yang diberikan pemain jebolan Vissel Kobe tersebut. Sepanjang membela panji Persija, ia mencatatkan 68 penampilan resmi di berbagai ajang kompetisi. Dari total laga tersebut, Ryo berhasil mengemas 17 gol serta mencatatkan 18 assist, menjadikannya salah satu motor serangan paling produktif bagi skuad ibu kota dalam dua tahun terakhir.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menyatakan bahwa perpisahan ini merupakan bagian dari dinamika sepak bola profesional yang lazim terjadi. Pihak manajemen menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas profesionalisme dan dedikasi yang telah ditunjukkan Ryo selama masa baktinya di Jakarta.
Menurut Prapanca, kontribusi Ryo selama dua musim terakhir sangat berarti bagi perjalanan tim. Pihak klub memastikan bahwa keputusan untuk tidak memperpanjang kontrak dilakukan dengan komunikasi yang baik antara kedua belah pihak. Manajemen Persija juga mendoakan agar pemain tersebut dapat meraih kesuksesan dalam perjalanan karier selanjutnya, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi terkait klub mana yang akan menjadi pelabuhan selanjutnya bagi pemain dengan nilai pasar yang ditaksir mencapai Rp4,78 miliar tersebut. Namun, rumor yang berkembang di kalangan pengamat sepak bola nasional menyebutkan bahwa Ryo kemungkinan besar tetap akan berkarier di kancah Liga Indonesia.
Sejumlah laporan mengaitkan Ryo dengan klub promosi, Garudayaksa FC, yang sedang berupaya memperkuat kedalaman skuad mereka untuk menghadapi tantangan di kasta tertinggi musim depan. Kehadiran pemain berpengalaman seperti Ryo diharapkan dapat memberikan dampak instan bagi performa tim promosi tersebut.
Kepergian Ryo dari Persija sekaligus mencerminkan langkah strategis tim dalam melakukan peremajaan atau penyesuaian komposisi pemain asing untuk menyambut musim kompetisi 2026-2027. Persija kini diperkirakan akan fokus mencari profil pemain baru yang sesuai dengan skema taktik pelatih untuk memperkuat daya serang tim agar lebih kompetitif di papan atas klasemen. Penggemar sepak bola nasional kini menantikan kepastian mengenai destinasi baru Ryo Matsumura dalam waktu dekat.











