Bandung – Persib Bandung secara resmi mengumumkan perombakan besar-besaran pada staf kepelatihan menjelang bergulirnya musim kompetisi 2026/2027. Langkah strategis ini diawali dengan dilepasnya pelatih fisik, Miro Petric, yang telah menjadi bagian penting dari kesuksesan tim Maung Bandung dalam beberapa musim terakhir.
Keputusan melepas juru taktik berkebangsaan Kroasia tersebut diumumkan secara resmi oleh manajemen Persib pada Jumat (26/6/2026). Miro Petric selama ini dikenal sebagai sosok kunci di balik ketahanan fisik pemain, yang menjadi fondasi utama Persib dalam meraih gelar juara liga selama tiga musim beruntun di bawah arahan pelatih kepala Bojan Hodak.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi serta profesionalisme yang ditunjukkan Miro selama masa baktinya. Menurut Adhitia, kontribusi Miro sangat signifikan dalam menjaga kebugaran pemain sehingga tim mampu tampil kompetitif di berbagai ajang.
“Miro telah memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi perjalanan Persib dalam beberapa musim terakhir. Dengan dedikasi, disiplin, dan profesionalismenya, ia membantu menjaga performa dan kebugaran pemain. Berkatnya tim mampu tampil kompetitif di berbagai kompetisi, kami mengucapkan terima kasih atas seluruh kerja keras dan kontribusi yang telah diberikan untuk Persib,” ujar Adhitia.
Selama bertugas di Bandung, Miro Petric bekerja sama secara intensif dengan jajaran staf pelatih lainnya, termasuk Goran Paulic, Igort Tolic, Yaya Sunarya, serta tim pelatih kiper yang terdiri dari Luizinho Passos, Mario Jozic, dan I Made Wirawan. Manajemen Persib menegaskan bahwa meski kontrak kerja sama telah berakhir, pintu untuk Miro akan selalu terbuka. Pihak klub pun mendoakan kesuksesan bagi kelanjutan karier profesional sang pelatih di masa depan.
Langkah perombakan staf ini merupakan bagian dari upaya restrukturisasi menyeluruh yang dilakukan manajemen Persib. Sebelum melepas Miro Petric, manajemen klub telah lebih dulu melakukan perampingan skuad dengan melepas tujuh pemain di bursa transfer musim 2026/2027.
Sebanyak enam pemain telah resmi meninggalkan klub, dengan empat di antaranya merupakan legiun asing. Para pemain yang dilepas tersebut adalah Layvin Kurzawa, Federico Barba, Sergio Castel, Adam Przybek, Robi Darwis, dan Alfeandra Dewangga. Kebijakan ini diambil berdasarkan evaluasi performa, di mana sebagian besar pemain asing dinilai belum memenuhi ekspektasi publik meskipun tim berhasil menjuarai liga.
Khusus untuk pemain lokal, keputusan melepas Robi Darwis dilakukan karena kontrak sang pemain telah berakhir. Sementara itu, Alfeandra Dewangga dilepas meski masih memiliki sisa durasi kontrak selama satu tahun. Kabar yang berkembang menyebutkan bahwa manajemen Arema FC telah resmi menebus sisa kontrak pemain asal Semarang tersebut untuk memperkuat lini pertahanan mereka musim depan. Perubahan komposisi ini diharapkan mampu memberikan penyegaran bagi Persib dalam mempertahankan dominasi mereka di liga domestik pada musim mendatang.











