Assen – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mengakhiri sesi Practice Moto3 Belanda 2026 di posisi ke-23 setelah mengalami insiden kecelakaan di Sirkuit Assen, Jumat (26/6). Hasil tersebut menempatkan Veda dalam posisi sulit untuk mengamankan tiket langsung ke sesi Kualifikasi 2 (Q2), mengingat hanya 14 pembalap tercepat yang berhak melaju tanpa melalui Kualifikasi 1.

Insiden tersebut terjadi saat Veda berupaya memperbaiki catatan waktunya. Sebelumnya, pada sesi Free Practice 1 (FP1), pembalap asal Gunungkidul tersebut mencatatkan waktu 1 menit 41,970 detik yang menempatkannya di posisi ke-20. Upaya untuk meningkatkan kecepatan di sesi Practice sore hari terhenti akibat kecelakaan yang dialaminya, sehingga ia gagal mempertajam catatan waktu secara signifikan.

Sesi Practice di Sirkuit Assen berlangsung dengan tensi tinggi. Pembalap Gryd Racing asal Australia, Joel Kelso, tampil mendominasi dengan mencatatkan waktu tercepat 1 menit 40,918 detik. Sementara itu, wakil Malaysia, Hakim Danish, sempat menunjukkan performa impresif dengan menembus posisi keenam, namun akhirnya harus puas berada di posisi ke-13 setelah para pesaing mempertajam waktu mereka di detik-detik terakhir sesi.

Bagi Veda, tantangan ini bukanlah yang pertama. Ia memiliki catatan sejarah bangkit dari posisi sulit, seperti yang terjadi pada Moto3 Ceko 2026. Kala itu, Veda sempat kesulitan di sesi latihan namun berhasil finis di posisi kelima saat balapan utama, meski harus memulai dari posisi ke-20 akibat hukuman penalti grid. Pengalaman tersebut menjadi modal mental bagi Veda untuk menghadapi sisa rangkaian agenda di Assen.

Rangkaian Moto3 Belanda 2026 masih menyisakan sejumlah sesi krusial bagi para pembalap. Pada Sabtu (27/6), agenda dimulai dengan sesi Free Practice 2 (FP2) pada pukul 13.40 WIB, yang menjadi kesempatan terakhir bagi Veda untuk memperbaiki setelan motor dan catatan waktu. Sesi Kualifikasi 1 (Q1) dijadwalkan berlangsung pukul 17.45 WIB, diikuti dengan Kualifikasi 2 (Q2) pada pukul 18.10 WIB.

Jika Veda mampu mengoptimalkan performa motornya pada sesi FP2 dan menghindari kesalahan teknis, peluang untuk menembus posisi kompetitif pada balapan utama yang akan digelar Minggu (28/6) pukul 16.00 WIB masih terbuka lebar. Kecepatan dan ketenangan dalam mengambil keputusan di lintasan akan menjadi kunci utama bagi pembalap Indonesia ini untuk memperbaiki posisinya dari urutan ke-23 saat ini.

Persaingan di papan tengah klasemen Moto3 2026 memang menunjukkan dinamika yang ketat. David Almansa menempati posisi kedua di bawah Joel Kelso, disusul Alvaro Carpe dan Maximo Quiles yang juga tampil konsisten di barisan depan. Veda dituntut untuk segera beradaptasi dengan karakter Sirkuit Assen guna mengimbangi kecepatan para pembalap papan atas tersebut demi meraih poin maksimal pada akhir pekan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *