JAKARTA – Ambisi besar diungkapkan pabrikan otomotif asal China, CFMoto, untuk meramaikan persaingan di kelas utama MotoGP. Meski begitu, rencana tersebut dipastikan tidak akan terealisasi dalam waktu dekat, setidaknya hingga tahun 2027.
Jorge Martinez dari tim Aspar, yang saat ini bekerja sama dengan CFMoto di kelas Moto2 dan Moto3, mengonfirmasi ketertarikan CFMoto untuk terjun ke MotoGP. Keterlibatan di kelas Moto2 dan Moto3 memberikan visibilitas signifikan bagi CFMoto di ajang balap dunia.
“Idenya adalah sampai ke MotoGP. Tahun 2027 sudah terlalu dekat,” ujar Martinez seperti dikutip dari Crash.net, Selasa (6/1/2026). Ia menambahkan, satu-satunya cara untuk merealisasikan impian tersebut adalah melalui kerja sama dengan pabrikan yang sudah eksis.
CFMoto menunjukkan performa menjanjikan di kelas Moto3. Pada musim 2024, tim CFMoto Aspar berhasil meraih gelar juara dunia bersama David Alonso, dan menjadi salah satu tim favorit untuk musim 2026 dengan pebalap Maximo Quiles. Mereka menggunakan mesin KTM di kelas Moto3.
Martinez menekankan bahwa membangun infrastruktur yang memadai dalam waktu singkat akan menjadi tantangan besar. “Hal itu mungkin terjadi di masa depan, tetapi tanpa terburu-buru,” katanya.
Dalam beberapa tahun terakhir, MotoGP membatasi jumlah peserta menjadi maksimal 22 motor. Pabrikan baru yang berminat harus bermitra dengan tim yang sudah ada.
CFMoto berpotensi mengambil alih proyek MotoGP KTM, mengingat pabrikan Austria tersebut sempat mengalami masalah finansial. Selain MotoGP, CFMoto juga dikabarkan menargetkan World Superbike (WorldSBK) dengan mengembangkan motor sendiri dalam beberapa tahun mendatang.










