Madrid – Bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, resmi menyabet gelar El Pichichi atau pencetak gol terbanyak Liga Spanyol untuk dua musim beruntun. Kepastian gelar top skor tersebut diraih kapten tim nasional Prancis itu setelah melakoni laga penutup musim Real Madrid di Santiago Bernabeu, Sabtu (23/5/2026).

Dalam pertandingan tersebut, Mbappe menyumbangkan satu gol melalui tembakan jarak jauh yang akurat ke gawang Athletic Bilbao. Gol tersebut membantu Los Blancos mengakhiri laga dengan kemenangan 4-2. Meski meraih kemenangan, Real Madrid harus puas menempati posisi runner-up di klasemen akhir pekan ke-38 dengan koleksi 86 poin.

Sementara itu, Barcelona resmi keluar sebagai juara liga musim 2025-2026 meski pada laga terakhir mereka menelan kekalahan 1-3 di markas Valencia. Barcelona menutup musim dengan raihan total 94 poin. Meskipun hasil pertandingan pekan terakhir tidak lagi mengubah posisi kedua tim di papan atas, raihan gol tambahan tersebut memastikan Mbappe mempertahankan gelar individu bergengsinya.

Pada musim 2025-2026, Mbappe mencatatkan total 25 gol dari 31 pertandingan. Ia berhasil mengungguli pesaing terdekatnya, striker Real Mallorca, Vedat Muriqi, yang hanya mampu mengumpulkan 23 gol. Muriqi sempat memiliki peluang menyalip perolehan Mbappe, namun tambahan satu golnya saat Mallorca menang 3-0 atas Oviedo belum cukup untuk mengejar selisih dua gol.

Kegagalan Muriqi membawa Mallorca bertahan di kasta tertinggi LaLiga menjadi catatan tragis. Dengan koleksi 42 poin, Mallorca tetap harus turun kasta ke Segunda Division karena kalah dalam perhitungan head-to-head dari Osasuna dan Levante yang memiliki poin serupa. Mallorca resmi terdegradasi bersama Girona dan Oviedo.

Bagi Kylian Mbappe, prestasi El Pichichi musim ini menjadi pengulangan kesuksesan musim lalu. Pada debutnya di musim 2024-2025, ia tampil impresif dengan mencetak 31 gol dari 34 pertandingan, unggul empat gol di atas pemain Barcelona, Robert Lewandowski. Namun, keberhasilan individu tersebut selalu dibarengi dengan kegagalan Real Madrid meraih trofi LaLiga, di mana mereka kembali harus puas berada di bawah Barcelona.

Nasib kurang beruntung juga dialami Girona. Tim yang musim lalu sempat mencatatkan sejarah dengan tampil di Liga Champions tersebut kini harus terdegradasi setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Elche di pekan terakhir. Girona finis di peringkat ke-19 dengan 41 poin. Penurunan performa drastis membuat tim asuhan Michel tersebut tidak mampu mempertahankan posisi mereka di kasta utama, menyusul Mallorca yang juga merupakan mantan kontestan kompetisi Eropa.

Musim 2025-2026 secara resmi menempatkan Barcelona sebagai juara, disusul Real Madrid, Villarreal, Atletico Madrid, dan Real Betis yang mengamankan tiket Liga Champions. Sementara itu, Celta dan Real Sociedad akan berlaga di Liga Europa, diikuti Getafe di babak play-off Liga Conference. Meskipun masih menyisakan satu laga antara Villarreal dan Atletico Madrid pada Minggu (24/5/2026), hasil pertandingan tersebut tidak akan memengaruhi peta persaingan zona Eropa yang telah dipastikan sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *