Padang – Pemecatan Rúben Amorim sebagai pelatih kepala Manchester United tidak hanya berimbas pada teknis tim, tetapi juga memicu konsekuensi finansial yang besar bagi klub.
Klub berjuluk Setan Merah itu harus menanggung sejumlah biaya mahal akibat keputusan tersebut.
Biaya Klausul Pelepasan dan Penunjukan Awal
Untuk merekrut Amorim dari Sporting CP, Manchester United harus membayar klausul pelepasan sebesar EUR 11 juta atau sekitar Rp 216 miliar.
Selain itu, mereka juga menanggung kompensasi EUR 10,4 juta atau sekitar Rp 204 miliar untuk mengakhiri kontrak Erik ten Hag.
Kewajiban Gaji dan Sisa Kontrak
Amorim menandatangani kontrak pada November 2024 dengan gaji EUR 6,5 juta atau sekitar Rp 127 miliar per tahun. Dengan sisa kontrak sekitar 18 bulan saat pemecatan, United wajib membayar kompensasi yang diperkirakan mencapai EUR 12 juta atau sekitar Rp 235 miliar.
Jumlah tersebut belum termasuk pembayaran kepada staf kepelatihannya.
Biaya Tambahan Pemutusan Kontrak Staf Pelatih
Tak hanya Amorim, seluruh staf pelatih yang dibawanya juga berhak atas pesangon sesuai perjanjian kerja, yang menambah beban keuangan klub.
Pakar bisnis sepak bola menyebutkan akumulasi pesangon staf dapat mencapai jutaan euro tambahan.
Biaya Transisi Pelatih Baru
Pengeluaran terbesar diperkirakan muncul setelah pemecatan Amorim. Proses penunjukan manajer baru diperkirakan akan menambah beban hingga total biaya mencapai EUR 50 juta atau sekitar Rp 982 miliar.
Angka tersebut mencakup kompensasi, gaji pelatih baru, serta biaya restrukturisasi staf. Situasi ini mengulang pola mahal yang pernah terjadi pada pergantian pelatih sebelumnya, menjadi pukulan serius bagi stabilitas keuangan klub.











