Como – Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, mendedikasikan kemenangan telak 5-0 timnya atas Pisa untuk mendiang pemilik klub, Michael Bambang Hartono. Kemenangan ini diraih di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Minggu, menjadi momen penghormatan atas kontribusi Hartono yang meninggal pada Kamis (19/3) lalu di Singapura.
Fabregas menyatakan kemenangan ini sangat berarti bagi tim yang tengah berduka. “Hari ini adalah kemenangan yang sangat penting. Kami kehilangan orang yang sangat penting di klub, tetapi kami di sini berkat orang-orang yang percaya pada klub, pada kota ini,” ujarnya dalam komentar pascalaga yang dikutip melalui DAZN. Ia menambahkan, kemenangan ini dipersembahkan untuk Michael dan keluarga Hartono.
Mantan gelandang Barcelona ini mengungkapkan kepuasan atas performa anak asuhnya yang bermain dengan semangat juang tinggi meski diliputi suasana duka. “Anak-anak bermain menyerang dengan baik untuk dua gol pertama dan cukup konsisten untuk bermain cerdas hingga menang telak lima gol tanpa balas,” tambahnya.
Sebelum pertandingan, seluruh elemen stadion mengheningkan cipta selama satu menit sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada mendiang Bambang Hartono. Como saat ini berada dalam periode terbaiknya setelah sempat terpuruk di kasta keempat sepak bola Italia sebelum diakuisisi oleh grup Djarum melalui SENT Entertainment senilai sekitar 800 ribu euro atau Rp12,5 miliar.
Sejak akuisisi tersebut, Como menunjukkan perkembangan pesat dengan naik tiga kasta dalam lima tahun, menjuarai Serie C pada 2021, dan kembali ke Serie A setelah 21 tahun penantian. Di bawah arahan Fabregas, Como menjelma menjadi tim kompetitif yang dihuni banyak pemain muda berbakat, bahkan mampu bersaing di papan atas klasemen musim ini dan berpeluang tampil di Liga Champions.
“Suasananya sangat bagus, orang-orang bahagia, dan kita semua menginginkan lebih, tetapi mereka menikmati perjalanannya. Enam atau tujuh tahun lalu kami adalah tim di Serie D, sekarang mereka membuat kemajuan. Sulit untuk tidak jatuh cinta dengan para pemain muda ini,” ujar Fabregas.










