Jakarta – Ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, membuka peluang untuk dipecah pada SEA Games 2025 mendatang di Thailand. Hal ini menyusul performa yang kurang memuaskan belakangan ini, serta terinspirasi kesuksesan pasangan Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.

Chia bahkan bersedia untuk dipasangkan dengan pemain lain demi meraih hasil maksimal di pesta olahraga Asia Tenggara tersebut.

“Ya, kalau dilihat peluangnya lebih tinggi untuk Malaysia,” kata Chia, seperti dilansir dari Bharian.

Chia menambahkan bahwa dirinya telah berdiskusi dengan pelatih Herry Iman Pierngadi (Herry IP) mengenai kemungkinan bermain dengan pasangan baru. Ia menilai SEA Games tidak memengaruhi peringkat dunia, sehingga menjadi kesempatan ideal untuk mencoba strategi ini.

Pemain berusia 28 tahun itu menuturkan, ide ini muncul karena performa mereka yang menurun, serta terinspirasi oleh kesuksesan Fajar/Fikri. Pasangan Indonesia itu mampu tampil menggebrak dan menjuarai China Open 2025, bahkan mengalahkan Chia/Soh.

Chia ingin meniru kesuksesan Fajar/Fikri sebagai pasangan baru yang mampu memberikan kejutan kepada lawan. Ia juga menegaskan kesediaannya untuk dipecah baik pada nomor perorangan maupun beregu.

“Saya rasa scratch pair diperbolehkan untuk nomor perorangan maupun beregu,” ucap Chia. “Saya pikir pasangan scratch mungkin kuat. Soalnya, seperti Fajar dan Fikri (ganda putra Indonesia), kita bisa lihat. Jadi mungkin bisa memberi kejutan bagi lawan,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Fajar/Fikri mampu melaju hingga babak final pada Denmark Open 2025 dan French Open 2025, sebelum akhirnya tumbang di perempat final Hylo Open 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *