Padang – Bek tengah Manchester United, Ayden Heaven, memutuskan untuk tetap setia membela tim nasional Inggris dan menunda harapan Ghana untuk merekrutnya jelang Piala Dunia 2026. Pemain berusia 19 tahun ini memilih menunggu kesempatan untuk berseragam The Three Lions di level senior.

Heaven, yang lahir di London, sebenarnya memiliki peluang membela Ghana melalui garis keturunan kakek-neneknya. Federasi Sepak Bola Ghana bahkan dikabarkan intens memantau perkembangannya dan menjanjikan tempat di Piala Dunia 2026. Ghana sendiri tergabung dalam grup L bersama Inggris, Kroasia, dan Panama.

Namun, Heaven, yang telah membela Inggris di berbagai kelompok usia termasuk U-20, lebih memilih untuk bersabar menanti panggilan dari timnas senior Inggris.

“Dengan usia yang masih muda, Ayden merasa jalannya masih panjang dan sangat terbuka untuk membela The Three Lions,” demikian pernyataan dari BBC.

Performa Heaven belakangan ini memang tengah menanjak. Jebolan akademi Arsenal itu bahkan terpilih sebagai pemain terbaik saat Manchester United menang 1-0 atas Newcastle United di Premier League pada Sabtu (27/12). Cedera yang menimpa Matthijs de Ligt dan Harry Maguire membuatnya menjadi andalan pelatih Ruben Amorim.

Amorim pun tak ragu memuji kematangan Heaven yang dinilainya melampaui usianya. “Anda bisa merasakan dia berkembang di setiap pertandingan,” ujar Amorim kepada MUTV.

“Dia masih muda, tetapi semakin tenang dalam mengambil keputusan dan terus membaik selama pertandingan. Jika dia terus bermain seperti ini, akan sangat sulit menggeser tempatnya,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *