Manado – Masyarakat di wilayah blank spot Sulawesi Utara kini dapat menikmati siaran Piala Dunia 2026 yang akan dimulai pada 11 Juni 2026. Kepala Stasiun TVRI Sulawesi Utara, Stella AE Purukan, menyatakan hal ini terwujud berkat kerja sama TVRI dengan pihak swasta.

Stella menjelaskan, TVRI menggandeng PT Folago melalui aplikasi Fola Play dan Telkomsel lewat aplikasi Maxstream untuk menjangkau pemirsa yang selama ini kesulitan menerima siaran TVRI. “Jika ada aplikasi lain, kami akan sosialisasikan kepada masyarakat yang belum bisa menerima siaran TVRI. Kami mengimbau untuk memanfaatkan sarana yang sudah disediakan,” ujarnya di Manado, Ahad (7/6/2026).

Selain itu, distribusi siaran Piala Dunia juga diperbolehkan melalui TV kabel di daerah blank spot yang tidak dapat menangkap siaran TVRI. Namun, TV kabel harus memiliki izin resmi dan mengajukan surat izin kepada TVRI. Stella menegaskan, “TV kabel di wilayah yang sudah menerima siaran TVRI tidak diperkenankan mendistribusikan siaran Piala Dunia.”

Siaran Piala Dunia 2026 dapat disaksikan secara gratis melalui dua kanal TVRI, yakni TVRI Nasional dan TVRI Sport. Untuk memperkenalkan TVRI sebagai official broadcaster Piala Dunia 2026, di Manado digelar acara Bola Gembira yang diawali dengan Fun Walk, dilanjutkan Zumba, dan pembagian doorprize. Acara ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kota Manado, KONI Sulut, Komisioner Komisi Informasi, RRI, serta tamu undangan lainnya.

Sementara itu, antusiasme menyambut Piala Dunia 2026 juga terlihat di Solo, Jawa Tengah. Warga setempat memasang dekorasi bendera negara peserta Piala Dunia di Museum Titik Nol Pasoepati sebagai bentuk dukungan terhadap ajang yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 12 Juni hingga 20 Juli 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *