London – Chelsea tengah melakukan perombakan besar-besaran pada skuad mereka menjelang musim kompetisi 2026/2027 di bawah arahan pelatih baru, Xabi Alonso. Setelah gagal menembus kompetisi Eropa, manajemen klub melakukan evaluasi menyeluruh terhadap komposisi pemain, termasuk potensi penjualan bintang besar hingga perburuan bek tengah baru untuk memperkuat lini pertahanan.

Salah satu kabar paling signifikan adalah kebijakan transfer terkait gelandang asal Argentina, Enzo Fernandez. Chelsea dikabarkan bersedia melepas pemain berusia 25 tahun tersebut, namun hanya jika ada klub yang mampu memenuhi banderol harga sebesar 120 juta poundsterling atau setara dengan Rp2,64 triliun. Angka tersebut melampaui nilai rekor transfer yang dikeluarkan Chelsea saat mendatangkan Enzo dari Benfica pada Januari 2023. Real Madrid disebut-sebut sebagai peminat utama, meskipun hingga saat ini belum ada proposal resmi yang masuk ke meja manajemen The Blues.

Dalam upaya membenahi lini belakang, Xabi Alonso menaruh perhatian khusus pada bek muda Como, Jacobo Ramon. Pemain berusia 21 tahun tersebut menjadi target prioritas setelah tampil impresif sepanjang musim 2025/2026, di mana ia berperan besar dalam menjadikan Como sebagai tim dengan catatan pertahanan terbaik di Serie A. Dengan postur mencapai 196 sentimeter, Ramon dinilai memiliki profil yang dibutuhkan Chelsea untuk memperkuat duel udara. Kendati demikian, negosiasi diprediksi akan berjalan alot mengingat adanya klausul pembelian kembali yang dimiliki Real Madrid.

Selain Ramon, Chelsea juga masih memantau perkembangan bek Crystal Palace, Maxence Lacroix. Bek asal Prancis tersebut dianggap sebagai opsi ideal berkat pengalaman serta konsistensinya bermain di Premier League. Namun, hingga saat ini belum ada langkah konkret atau penawaran resmi yang diajukan Chelsea kepada pihak Crystal Palace.

Di sektor bek tengah, masa depan Mamadou Sarr masih menjadi tanda tanya. Meskipun sempat diminati oleh RB Leipzig, Xabi Alonso memilih untuk menunda keputusan mengenai status pemain asal Senegal tersebut. Sang pelatih ingin mengevaluasi performa Sarr secara langsung selama periode pramusim sebelum menentukan apakah ia akan dipertahankan, dipinjamkan, atau dijual secara permanen. Peluang bagi Sarr untuk bertahan tetap terbuka lebar, terutama jika Alonso menerapkan skema tiga bek yang membutuhkan pemain dengan postur dominan.

Selain nama-nama tersebut, Chelsea juga tengah mengevaluasi masa depan pemain lain seperti Liam Delap dan Nicolas Jackson. Langkah ini diambil sebagai upaya efisiensi skuad menyusul absennya klub dari peta persaingan kompetisi Eropa musim depan. Perombakan ini menjadi langkah krusial bagi Xabi Alonso dalam membangun fondasi tim yang lebih solid untuk menatap musim 2026/2027, dengan fokus utama pada keseimbangan antara perekrutan pemain baru dan pengelolaan aset yang sudah ada di Stamford Bridge.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *