Manchester – Era baru Manchester City akan segera dimulai menyusul berakhirnya masa jabatan Pep Guardiola selama satu dekade di Stadion Etihad. Guardiola resmi menuntaskan pengabdiannya pada akhir musim 2025-26 dengan mempersembahkan dua trofi terakhir, yakni Piala FA dan Piala Liga Inggris. Meski demikian, pelatih asal Spanyol tersebut tidak mampu menutup kariernya dengan gelar Premier League setelah harus merelakan trofi tersebut kepada Arsenal.
Tongkat estafet kepelatihan kini diperkirakan beralih kepada Enzo Maresca. Mantan pelatih Chelsea tersebut diproyeksikan untuk memimpin The Citizens memasuki musim kompetisi 2026-27. Tugas berat menanti pelatih asal Italia ini, mengingat ia harus menggantikan sosok legendaris sekaligus membawa Manchester City kembali mendominasi sepak bola Inggris untuk memburu gelar juara liga ke-11 dalam sejarah klub.
Manchester City dijadwalkan memulai perjalanan Liga Inggris 2026-27 dengan menjamu AFC Bournemouth pada 23 Agustus mendatang. Meski di atas kertas City lebih diunggulkan, pertandingan ini diprediksi akan berjalan ketat. Bournemouth tampil impresif musim lalu dengan finis di posisi keenam klasemen di bawah arahan pelatih baru, Marco Rose. Laga pembuka ini menjadi panggung perdana bagi Maresca untuk menunjukkan identitas permainan baru Manchester City di hadapan pendukung sendiri. Kemenangan mutlak menjadi target utama guna membangun momentum positif di awal era baru.
Ujian besar selanjutnya bagi Maresca adalah Derby Manchester yang dijadwalkan berlangsung di Old Trafford pada 12 September. Pertandingan tersebut merupakan laga keempat City di musim baru dan menjadi indikator krusial bagi kualitas taktik sang pelatih. Duel ini memiliki urgensi tinggi, terutama karena Manchester City menelan kekalahan 0-2 pada pertemuan terakhir kontra Manchester United di masa kepemimpinan Guardiola. Meraih hasil positif di markas rival sekota akan menjadi cara tercepat bagi Maresca untuk merebut kepercayaan penuh dari para pendukung setia The Citizens.
Selain itu, perhatian publik juga tertuju pada dua pertemuan Manchester City melawan Chelsea. Maresca memiliki catatan sejarah yang kompleks dengan klub asal London tersebut. Semasa menjabat di Stamford Bridge, ia sukses mempersembahkan gelar Conference League dan Piala Dunia Antarklub sebelum akhirnya berpisah pada Desember 2025 akibat perbedaan visi dengan manajemen.
Pertemuan pertama antara kedua tim akan tersaji di Etihad Stadium pada Desember 2026, sementara laga balasan di Stamford Bridge dijadwalkan berlangsung pada 24 April 2027. Kunjungan Maresca ke markas Chelsea diprediksi menjadi salah satu momen paling emosional musim depan. Banyak pihak menanti reaksi pendukung The Blues terhadap kehadiran mantan pelatih mereka tersebut.
Secara keseluruhan, musim 2026-27 merupakan fase transisi krusial bagi Manchester City. Meski fondasi tim yang ditinggalkan Guardiola masih sangat kuat dengan deretan pemain bintang, ekspektasi terhadap Maresca tetap berada di level tertinggi. Keberhasilan dalam mengarungi laga awal kontra Bournemouth, Derby Manchester, hingga duel emosional melawan Chelsea akan menjadi penentu apakah Manchester City mampu mempertahankan status mereka sebagai kandidat utama juara di era pasca-Guardiola.











