Dublin – Ian Machado Garry, calon penantang gelar kelas welter UFC, menilai Conor McGregor memiliki peluang besar untuk mengalahkan Max Holloway dalam laga comeback UFC 329. Garry menyoroti peningkatan fisik signifikan yang dialami McGregor selama lima tahun absen, yang diyakininya menjadi faktor penentu dalam pertarungan tersebut.
Tahun ini menjadi momentum penting bagi dunia MMA Irlandia. Selain kembalinya McGregor ke oktagon setelah vakum selama setengah dekade, Garry juga bersiap menghadapi laga terbesar dalam kariernya melawan Islam Makhachev untuk memperebutkan sabuk juara kelas welter UFC. Garry menganggap duel melawan Makhachev istimewa karena sang juara merupakan murid Khabib Nurmagomedov, rival lama McGregor.
Meski fokus mengejar gelar dunia, Garry tetap memberikan dukungan penuh kepada McGregor. Dalam wawancara di The Ariel Helwani Show, ia menjelaskan alasan mengapa McGregor berpotensi menaklukkan Holloway. Garry mengaku pernah dua kali berlatih tanding dengan McGregor setelah mantan juara dua divisi UFC itu mengalami peningkatan massa tubuh yang signifikan selama masa istirahatnya.
Garry menilai gaya bertarung Holloway dan McGregor sangat berbeda. Ia menggambarkan Holloway seperti Uzi dalam bertarung, dengan konsistensi dan volume pukulan yang luar biasa serta serangan agresif yang konstan. Namun, Garry menegaskan, “Max Holloway tidak memiliki daya ledak pukulan yang sama dengan Conor. Conor punya pukulan beruntun yang bisa mengakhiri pertarungan jika mengenai sasaran, terutama dengan tangan kirinya.”
Selain itu, Garry membagikan strategi yang sebaiknya diterapkan McGregor untuk meraih kemenangan. Ia menyarankan agar McGregor langsung mengambil kendali sejak ronde pertama dengan mendesak Holloway, mendorongnya ke dinding oktagon, dan melancarkan serangan dari berbagai arah. “Jika saya jadi Conor, saya akan terus menekan dan membuat Max terus menebak-nebak sambil melancarkan serangan tepat sasaran,” ujarnya.
Dengan dukungan dari sesama petarung Irlandia dan peningkatan fisik yang signifikan, McGregor diyakini memiliki modal kuat untuk comeback yang sukses di UFC 329.










