Jakarta – Komisi XIII DPR RI secara resmi memberikan persetujuan terhadap permohonan naturalisasi dua calon pemain Timnas Indonesia, yakni Luke Vickery dan Mitchell Baker. Keputusan tersebut diambil dalam rapat kerja yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (17/6/2026).

Rapat kerja tersebut melibatkan sejumlah pihak terkait, termasuk Kementerian Hukum, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Persetujuan ini menjadi langkah krusial bagi kedua pemain tersebut untuk segera menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI) dan memperkuat skuad Garuda di bawah arahan pelatih John Herdman.

Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, menyatakan bahwa pihaknya telah mendengarkan penjelasan komprehensif dari pemerintah serta otoritas sepak bola nasional. Setelah meninjau seluruh aspek administratif dan kebutuhan tim nasional, komisi menyepakati agar proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker dilanjutkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Langkah naturalisasi kloter pertama ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang PSSI untuk meningkatkan daya saing Timnas Indonesia di level internasional. Target ambisius yang diusung oleh federasi adalah membawa skuad Merah Putih menembus peringkat 50 besar dunia dalam daftar FIFA.

Sementara proses naturalisasi kloter pertama telah memasuki tahap akhir, perhatian publik kini beralih pada rencana naturalisasi kloter kedua. Sebelumnya, Staf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot, melalui akun media sosial pribadinya pada Sabtu (13/6/2026), memberikan bocoran terkait kelanjutan program ini.

Menurut informasi tersebut, terdapat dua calon pemain tambahan yang tengah diproses untuk menjadi WNI. Kedua pemain tersebut diketahui memiliki garis keturunan Indonesia, dengan asal negara yang berbeda, yaitu satu pemain dari Jerman dan satu pemain lainnya dari Belanda.

Kabar mengenai pemain asal Belanda yang akan dinaturalisasi memicu spekulasi luas di kalangan pecinta sepak bola tanah air. Salah satu nama yang paling santer dikaitkan adalah Julian Oerip. Pemain berusia 19 tahun yang saat ini merumput bersama skuad U-21 AZ Alkmaar tersebut dikabarkan memiliki darah Indonesia dari kakeknya yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur.

Rumor tersebut semakin menguat setelah Julian Oerip mengunggah foto dirinya mengenakan jersey berwarna merah dengan lambang Garuda di akun Instagram pribadinya pada 17 Juni 2026. Dalam unggahan tersebut, ia tampak berfoto bersama mantan pemain Bali United, Sylvano Comvalius, yang saat ini menjabat sebagai asisten pelatih di tim muda AZ Alkmaar.

Secara teknis, Julian Oerip dikenal sebagai pemain yang beroperasi di lini tengah sebagai gelandang serang maupun sayap. Rekam jejaknya pun cukup mentereng, mengingat ia pernah menjadi bagian dari Timnas U-19 Belanda. Bahkan, ia sempat dipercaya memegang ban kapten saat Belanda berhadapan dengan Portugal dalam laga persahabatan pada tahun 2024 lalu. Hingga saat ini, pihak PSSI belum memberikan konfirmasi resmi mengenai identitas pemain yang akan masuk dalam kloter kedua tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *