Gresik – Martina Ayu Pratiwi, atlet asal Gresik, Jawa Timur, mencuri perhatian setelah meraih prestasi gemilang di SEA Games 2025 Thailand. Perjuangan atlet berusia 21 tahun ini tidaklah mudah, bahkan sempat terpikir untuk pensiun dari dunia olahraga.

Martina mengaku sempat merasa prestasinya di cabang renang stagnan sebelum akhirnya beralih ke triathlon.

“Sejak kelas empat SD sampai SMA saya menekuni renang bersama KRPG,” ujar Martina, Selasa (30/12/2025), menceritakan awal karirnya di Klub Renang Petrokimia Gresik (KRPG).

Sempat mengikuti berbagai kejuaraan renang, dari tingkat daerah hingga nasional, Martina merasa tidak ada perkembangan signifikan. “Prestasi ada, tapi saya merasa sudah mandeg. Saya sempat berpikir berhenti jadi atlet,” kenangnya.

Titik balik terjadi ketika seorang pelatih menyarankan Martina untuk mencoba triathlon. Keputusan ini mengharuskannya beradaptasi dengan latihan yang lebih berat, menggabungkan renang, bersepeda, dan lari.

“Latihannya lebih menguras fisik, harus penyesuaian lagi,” katanya.

Namun, keputusan itu membuahkan hasil. Martina mulai meraih prestasi di kejuaraan triathlon tingkat daerah hingga nasional. Puncaknya, ia meraih dua medali emas di PON 2024 Aceh-Sumatera Utara dari nomor triathlon sprint distance putri dan duathlon sprint distance putri.

Prestasinya berlanjut di kancah internasional, termasuk Asia Triathlon Cup 2025 di Chennai, India, dan Gamagori, Jepang.

Di SEA Games 2025 Thailand, Martina total mengoleksi tujuh medali: lima emas dari Triathlon Individual Putri, Aquathlon Estafet Putri, Aquathlon Estafet Campuran, Duathlon Estafet Putri, dan Duathlon Estafet Campuran; serta dua perak dari Triathlon Estafet Putri dan Triathlon Estafet Campuran.

Menatap persaingan di level Asia dan dunia yang lebih ketat, Martina terus mematangkan persiapan. “Kalau internasional, persaingan paling berat. Di Asia ada Jepang dan beberapa negara lain yang triathlonnya sudah maju,” tuturnya.

Saat ini, ia fokus membenahi aspek renang yang menurutnya masih perlu ditingkatkan. “Justru renang yang masih perlu diperbaiki,” katanya.

Martina juga menyimpan mimpi besar untuk tampil di Olimpiade Los Angeles 2028. “Harapan saya bisa tampil di Olimpiade,” ucapnya.

Setelah masa libur, Martina dijadwalkan kembali bergabung dengan tim elite triathlon nasional di Situbondo mulai 5 Januari 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *